Bisnis

Alat Pencegahan Covid-19 Produksi BLK Mulai Dibagikan ke Seluruh Indonesia

Alat Pencegahan Covid-19 Produksi BLK Mulai Dibagikan ke Seluruh Indonesia

– Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker) melalui program Aksi Kemnaker, mengerahkan Balai Latihan Kerja ( BLK) untuk memproduksi alat-alat pencegahan penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan, BLK yang dilibatkan adalah BLK pusat (UPTP), BLK pemerintah daerah (UPTD), BLK Komunitas, dan Balai Pengembangan Produktivitas (BPP).

“Kami terus mengoptimalkan sumber daya pelatihan BLK pusat maupun daerah, BLK Komunitas, dan BPP pada kejuruan garmen, mekanisasi pertanian, serta welding,” kata Ida, dalam Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (7/4/2020).

Dalam produksi masker, Kemnaker melibatkan 15 BLK UPTP, 129 BLK UPTD, dan 4 BLK Komunitas.

“Tahap I memproduksi 180.875 lembar masker, yang sesuai dengan standar kesehatan dan hasil konsultasi dengan Dinas Kesehatan terkait,” kata Ida.

Sementara itu untuk produksi hand sanitizer, Kemnaker melibatkan 8 BLK dan BPP pusat.

“Delapan BLK dan BPP ini memproduksi 8.500 liter hand sanitizer,” kata Ida.

Selain itu, 6 BLK pusat dan 4 BLK daerah ditugaskan untuk memproduksi bilik disinfektan. Sedangkan 8 BLK pusat memproduksi 2.740 set baju Alat Pelindung Diri (APD).

“Pembuatan wastafel dengan sistem infus diproduksi 1 BLK pusat yaitu BLK Lembang. BLK ini memproduksi 20 wastafel,” kata Ida.

Seluruh alat pencegahan penyebaran Covid-19 hasil produksi BLK didistribusikan kepada pihak yang membutuhkan antara lain TNI dan POLRI, petugas rumah sakit dan puskesmas, Posko Penanganan Covid-19, BNPB, serta pedagang pasar dan kaki lima.

Selain itu, pendistribusian barang juga dilakukan kepada petugas keamanan kementerian, instansi pemerintah daerah, dan swasta, masyarakat umum dan lingkungan sekitar BLK atau BPP, jemaah rumah ibadah, serta pengendara jalan umum dan ojek online.

Ida berharap, alat-alat tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Ini adalah bagian dari upaya bersama melawan Covid-19,” kata Ida.