Bisnis

Arus Balik di Gerbang Tol Jakarta-Cikampek Utama Lancar

Arus Balik di Gerbang Tol Jakarta-Cikampek Utama Lancar

CIKAMPEK, KOMPAS.com - Memasuki H+3 Lebaran,  warga yang mudik sudah mulai kembali ke Jakarta. 

Pantauan Kompas.com di gerbang Cikampek Utama, arus kendaran dari Karawang menuju Jakarta terlihat ramai lancar. Tidak ada kepadatan dan antrean kendaraan sama sekali.

Meskipun ramai lancar, sejumlah petugas dari PT Jasa Marga terlihat siaga mengatur lalu lintas (lalin) yang berada di depan gerbang tol maupun di belakang pintu gerbang tol. Mereka mengarahkan pengguna kendaraan untuk tertib.

Kendaraan yang melintas ke arah Jakarta terpantau didominasi oleh kendaraan pribadi berbagai jenis. Ada juga sejumlah modal transportasi berupa bus yang melayani pejalanan antarkota antarprovinsi (AKAP).

Hari ini, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dijadwalkan meninjau kondisi dan pengamanan arus mudik di ruas Cikampek Utama dan beberapa lokasi lainnya. Menhub ingin memastikan arus balik mudik tahun ini bisa aman dan lancar.

Diketshui, libur Lebaran kerap dimanfaatkan masyarakat untuk bersilaturahmi atau berwisata, sehingga menyebabkan kepadatan lalin di sejumlah ruas jalan. Seperti terjadi di wilayah Jabodetabek mengalami kemacetan di sejumlah ruas tol. 

Mencermati itu, Menhub meminta PT Jasa Marga sebagai operator jalan tol untuk segera berkoordinasi dengan Korlantas Polri mengambil langkah diskresi rekayasa lalu lintas. Ini dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang sempat terjadi pada H+2 Lebaran atau Kamis (6/6/2019).

“Antisipasinya sedikit terlambat. Saya sudah tugaskan PT Jasa Marga supaya diskresi itu cepat diambil,” kata Budi dalam keterangannya, Jumat (7/6/2019).

Menurut Menhub, ada beberapa bentuk rekayasa Lalin yang bisa diterapkan seperti contraflow hingga one way. Karena skema ini dinilai cukup ampuh untuk mengurai kemacetan atau kepadatan kendaraan.

“Begitu ada kemacetan lebih dari 3 kilometer itu langsung contraflow 1 jalur, jika masih macet lagi akan menggunakan 2 jalur contraflow, jika masih macet lagi maka akan diberlakukan satu arah (one way). Yang menuju Bogor terjadi demikian, saya pikir ini dinamika seperti pada saat H-7 juga seperti ini tapi dalam waktu 30 menit itu selesai,” ujarnya.