Bisnis

Bidik Masuk Daftar Fortune 500, Telkom Targetkan Pendapatan Rp 1.000 Triliun

Bidik Masuk Daftar Fortune 500, Telkom Targetkan Pendapatan Rp 1.000 Triliun

JAKARTA, - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk ( Telkom) berkeinginan masuk ke dalam daftar perusahaan Fortune 500 Global alias 500 perusahaan dengan pendapatan terbesar di dunia. Perusahaan pelat merah ini pun menargetkan pendapatan Rp 1.000 triliun dalam 5 tahun ke depan.

"Untuk mewujudkan impian masuk ke dalam daftar Fortune 500, tentunya kita harus bekerja lebih keras lagi," ujar Komisaris Utama Telkom Indonesia Rhenald Kasali dalam diskusi daring di Jakarta, Senin 6/7/2020) malam.

Rhenald Kasali pun membeberkan keunggulan kompetitif yang dimiliki Telkom. Antara lain memiliki peran strategis di Indonesia dengan pasar yang besar dan memiliki 171 juta pelanggan, bahkan melayani daerah-daerah yang tidak mau dilayani oleh pemain-pemain telekomunikasi lainnya.


Kemudian Telkom merupakan salah satu perusahaan yang memiliki jumlah menara terbesar di Indonesia. Telkom sendiri baru saja mengakuisisi sekitar 2.000 atau 3.000 menara milik Indosat yang telah terdapat menara BTS dan sebagainya.

Ketiga, Telkom memiliki SDM yang relatif lebih baik dibandingkan lainnya. Saat ini Telkom memiliki SDM yang mumpuni serta para eksekutif andal.

Keempat, Telkom memiliki struktur keuangan yang kuat di mana dari segi pendapatan cukup besar.  Pada 2019 Telkom meraup pendapatan Rp 135 triliun.

"Cukup banyak keunggulan-keunggulan lain yang dimiliki oleh Telkom, dan merek milik Telkom yakni Telkomsel merupakan merek yang terkuat dalam Telekomunikasi," kata dia.

Selain itu, Rhenald Kasali juga menyampaikan bahwa Telkom Indonesia memiliki target dalam lima tahun dapat meraih pendapatan Rp 1.000 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, lanjut dia, Telkom tidak hanya melakukan pertumbuhan secara organik, namun juga harus melakukan langkah-langkah inorganik. Dengan demikian Telkom Indonesia harus melakukan langkah-langkah strategis lain.

Sebagai informasi, Fortune Global 500 merupakan daftar 500 perusahaan dunia yang memiliki pendapatan kotor terbesar yang dikumpulkan Fortune.

Satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalam Fortune Global 500 adalah Pertamina.  Tahun 2019 Pertamina berhasil menempati peringkat ke 175 Fortune Global 500 dengan mencatkan total pendapatan sepanjang tahun 2018 sebesar 57,933 miliar dollar AS, meningkat 34,9 persen dari 2017.