Bisnis

Cerita Aneh di Balik Lemari Pakaian Para Miliarder Amerika

Cerita Aneh di Balik Lemari Pakaian Para Miliarder Amerika

Lebih dari tiga dekade berkiprah dalam dunia jasa cuci, Jerry Pozniak, pemilik layanan jasa cuci atau dry cleaning Jeeves New York, Amerika Serikat (AS) memiliki banyak cerita di balik lemari para miliarder. Kliennya merupakan orang-orang kaya New York.

Melansir dari Business Insider , Selasa 10 September 2019, Pozniak memulai usahanya seharga US$35 atau setara Rp500 ribu. Saat ini, harganya melonjak menjadi US$200 atau sekitar Rp2,8 juta.

Angka tersebut terbilang lazim apabila melihat kliennya dari kalangan selebriti kaya serta miliarder dunia. "Semua klien kami memiliki lemari pakaian dengan harga yang fantastis," jelas Pozniak.

Bukan sembarang pakaian, Jeeves New York kerap menyuci pakaian kelas atas. Noda yang ada di baju kliennya pun, seperti noda anggur merah, makanan, darah, make up dan lain-lain.

Bertahun-tahun Jerry selalu mendapati kasus dry cleaning aneh. Keanehan-keanehan klien tersebut membuat harga jasa dry cleaning milik Jerry Pozniak melonjak.

Beberapa cerita anehnya, antara lain saat ada seorang anak perempuan Hong Kong yang menumpahkan minuman anggur merah ke gaun pengantin Chanel seharga US$500 ribu atau Rp7,1 miliar. Dengan penuh hati-hati, Jerry akhirnya berhasil menghilangkan noda tersebut.

Selanjutnya, juga pernah ada seorang pengantin wanita yang menolak mengambil cucian gaun pengantinnya yang sudah berlalu sejak empat bulan lalu.

Klien selanjutnya menangis histeris karena noda di ketiaknya yang tidak bisa dihilangkan dari gaun mahal berbahan sutera yang di desain oleh seorang desainer mahal.

Lihat artikel asli www.wartaekonomi.co.id