Bisnis

Ditjen PSP Kementan Bahas Pengelolaan Anggaran 2020, Ini Hasilnya

Ditjen PSP Kementan Bahas Pengelolaan Anggaran 2020, Ini Hasilnya

 

KOMPAS.com – Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian ( Kementan), menggelar Rapat Teknis (Ratek) Pengelolaan Anggaran Tahun 2020 di Hotel Aryaduta Palembang, Rabu (12/2/2020) hingga Jumat (14/2/2020).

Dalam rapat tersebut Ditjen PSP menetapkan, pengelolaan anggaran akan berfokus pada kebijakan lima aspek.

Sekretaris Ditjen PSP Kementan Mulyadi Hendiawan mengatakan, lima fokus utama itu adalah aspek pembiayaan, alat mesin pertanian (alsintan), lahan, Irigasi, serta pupuk dan pestisida.

“Aspek pembiayaan fokus pada perlindungan usaha tani melalui asuransi pertanian, Kredit Usaha Rakyat (KUR), dan inisiasi bank pertanian,” kata Mulyadi dalam keterangan tertulis saat membuka ratek.

Tahun ini, Kementan menargetkan pembiayaan sektor pertanian yang terserap melalui skema KUR mencapai Rp 50 triliun.

Target itu hampir dua kali lipat realisasi KUR sektor pertanian tahun 2019, yaitu sekitar Rp 30 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, dilakukan beberapa perubahan kebijakan, antara lain penurunan suku bunga dari 7 persen menjadi 6 persen.

Perubahan lainnya adalah peningkatan plafon maksimum KUR dari Rp 25 Juta menjadi Rp 50 Juta.

“Perubahan kebijakan diharapkan akan menarik lebih banyak pelaku usaha tani untuk berpartisipasi dan mengakses program KUR,” kata Mulyadi.


Sementara itu, alokasi anggaran bantuan alsintan sebesar Rp 1,169 triliun, meliputi modernisasi pertanian melalui mekanisasi pertanian prapanen.