Bisnis

E-commerce Pertanian Bantu Penuhi Kebutuhan Masyarakat saat Pandemi Covid-19

E-commerce Pertanian Bantu Penuhi Kebutuhan Masyarakat saat Pandemi Covid-19

KOMPAS.com – Pandemi virus corona atau Covid-19 yang sedang melanda Indonesia membuat pemerintah menerapkan kebijakan yang meminta masyarakat tetap tinggal di rumah.

Kebijakan work from home tersebut membuat masyarakat tidak bisa bepergian ke mana-mana, termasuk ke pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Kondisi itulah yang kemudian memunculkan berbagai inovasi anak muda untuk membantu kehidupan masyarakat. Salah satunya dengan menjual produk pertanian secara online, seperti yang dilakukan e-commerce Ayomart.

"Sekarang kan kebijakanya work from home. Nah, untuk memenuhi kebutuhan di rumah, kami sudah siapkan melalui toko online bernama Ayomart," ujar Jatu Barmawati, founder dan CEO Ayomart dalam rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (28/3/2020).

Jatu melanjutkan, Ayomart merupakan gerakan bersama sekaligus aksi nyata dari para duta petani milenial ( DPM) Kementerian Pertanian, untuk menghadapi corona.

Kehadiran Ayomart pun diharapkan bisa menunjang ketersediaan bahan pokok selama menjalankan kebijakan pemerintah pusat dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Saya sebagai warga Jakarta paham betul sulitnya mendapatkan pasokan pangan karena bahaya keluar rumah. Karena itu, sebagai DPM, saya mencoba untuk memudahkan masyarakat mengakses supply makanan tanpa harus keluar rumah," katanya.

Selain membantu konsumen, menurut Jatu, langkah itu juga dapat menjawab keluh kesah petani yang kebingungan memasarkan produknya karena banyak pasar tradisional tutup.

Caranya dengan menginisiasi dan memfasilitasi program DPM sigap corona dengan konsep Farm to You.

"Jadi, rekan DPM yang ada di hulu atau petani bisa melaporkan produk apa yang bisa dikirimkan untuk masyarakat di Jakarta melalui kami, dan kami coba bantu pasarkan," ungkap Jatu.

Menyediakan komoditas buah dan sayur

Saat ini, Ayomart menyediakan 160 komoditas utama, seperti brokoli, kacang panjang, kangkung, labu siam, cabai, tomat, hingga bawang. Plartform ini menyediakan pula aneka ragam buah, seperti alpukat, jeruk, manggis, pisang, salak, dan sirsak.

"Untuk pemesanan, masyarakat cukup dengan membuka website kami atau melalui sambungan customer service. Setelah itu mengisi formulir pemesanan, melakukan pembayaran ke nomor rekening. Selanjutnya tinggal menunggu barang datang," paparnya.

Jatu mengklaim Ayomart juga memudahkan konsumen dengan konsep end-to-end market, yang bisa diakses semua orang.

"Sementara ini kami fokus dulu di Jakarta yang memiliki korban Covid-19 tertinggi di Indonesia. Ke depannya kami ingin seluruh DPM bisa membuka cabang Ayomart di masing-masing lokasi agar dapat mempermudah akses supply chain," katanya.