Bisnis

KKP Kembali Bekuk Kapal Maling Ikan Berbendera Filipina di Laut Sulawesi

KKP Kembali Bekuk Kapal Maling Ikan Berbendera Filipina di Laut Sulawesi

JAKARTA, - Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP) melalui Direktorat Jenderal PSDKP kembali membekuk kapal pencuri ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 716 Laut Sulawesi.

Pembekukan kapal pencuri ikan berbendera Filipina itu berhasil dilakukan oleh Kapal Pengawas Perikanan Ditjen PSDKP-KKP tanpa perlu berlama-lama main "kucing-kucingan".

”Hari ini kami mengonfirmasi penangkapan 1 KIA berbendera Filipina yang ditangkap di WPP-NRI 716 Laut Sulawesi pada Jumat (8/5) pukul 11.35 WITA," terang Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Tb Haeru Rahayu dalam siaran pers, Selasa (12/5/2020).

Tb mengungkap, KIA itu kini telah berada di Pangkalan PSDKP Bitung untuk proses hukum lebih lanjut. Kapal maling ikan tersebut bernama FBca CANTHER JHON yang mengoperasikan alat penangkapan ikan tuna handline dengan 8 awak kapal berkewarganegaraan Filipina.

Tb berujar, KIA tersebut ditangkap pada posisi koordinat 06°24.401' LU - 127°40.329' BT. Operasi penangkapannya sendiri dilakukan oleh KP Orca 01 yang dinakhodai oleh Capt. Priyo Kurniawan.

Penangkapan KIA tersebut menunjukkan kinerja Sistem Pengawasan Terpadu/Integrated Surveillance System (ISS) semakin baik.

Kombinasi praktik pengawasan konvensional dengan analisis kerawanan menggunakan instrumen dan teknologi modern telah memberikan hasil yang baik.

“Ini salah satu hasil dari ‘modernisasi’ sistem pengawasan yang kami lakukan. Saat ini memang operasi didesain secara efektif dan efisien dengan menggunakan data-data hasil pengawasan yang memadai," jelas Tb.

Sebelum diamankan, pihaknya menangani 8 awak kapal berkewarganegaraan Filipina tersebut sesuai dengan prosedur dan protokol penanganan Covid-19. Tujuannya untuk langkah antisipasi penyebaran virus dan meminimalisir risiko.

”Jajaran petugas Kami di lapangan telah berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Bitung untuk melaksanakan serangkaian tes kesehatan dalam rangka pencegahan COVID-19," tuturnya.