Bisnis

Layanan PayPal akan Bisa Diakses Lewat Gojek

Layanan PayPal akan Bisa Diakses Lewat Gojek

JAKARTA, - Layanan pembayaran PayPal nantinya akan bisa diakses melalui platform Gojek seiring dengan masuknya perusahaan tersebut menjadi pemodal perusahaan penyedia layanan transportasi daring itu.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (3/6/2020), dalam investasi yang dilakukan PayPal, kedua pihak menyepakati layanan pembayaran PayPal akan diintegrasikan ke Gojek.

Kedua perusahaan ini akan berkolaborasi dan membuka akses bagi para pengguna GoPay ke jaringan PayPal yang terdiri dari 25 juta merchant di seluruh dunia.

Farhad Maleki, Head of Corporate Development and Ventures for APAC, PayPal, mengatakan, Asia Tenggara sedang berada di titik yang sangat krusial dalam proses adopsi digital.

“Kami sangat bersemangat dalam memasuki sebuah hubungan strategis dengan Gojek untuk memperluas akses dan memberikan pengalaman baru bagi para pengguna kami di pasar yang sangat dinamis ini dan di seluruh dunia,” kata dia.

Sementara itu, Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi, menambahkan dukungan Gojek untuk keberlangsungan UMKM sudah dilakukan sejak perjalanan awal Gojek

“Dengan sejumlah perusahaan teknologi terbaik di dunia sebagai mitra, kami percaya bisa tetap memberikan produk dan layanan berkelas dunia yang unik bagi seluruh pihak di ekosistem Gojek,” kata Kevin.

Sebelumnya, selain Paypal, perusahaan teknologi papan atas global yang lain juga mengumumkan telah menyuntikkan dananya ke Gojek. Mereka adalah Facebook, Google, dan Tencent.

Caesar Sengupta, VP, Payments and Next Billion Users, Google mengatakan, inovasi dan teknologi Gojek telah memberikan dampak yang luar biasa dan mempermudah hidup sehari-hari masyarakat di seluruh Indonesia dan turut serta dalam mendukung digitalisasi UMKM.

“Kami sangat senang dapat melanjutkan kerja sama ini dan berkontribusi untuk keberlanjutan perjalanan Gojek. Kesuksesan Gojek adalah bukti dari potensi dan kekuatan ekonomi berbasis internet di Asia Tenggara dan inovasi dari ekosistem startup,” ungkap Caesar.