Bisnis

Metland Tutup Sementara 3 Mal, Salah Satunya Metropolitan Mall Bekasi

Metland Tutup Sementara 3 Mal, Salah Satunya Metropolitan Mall Bekasi

JAKARTA, - PT Metropolitan Land Tbk ( Metland) menutup sementara tiga pusat perbelanjaan atau mal miliknya. Ketiga mal itu antara lain Metropolitan Mall Bekasi, Grand Metropolitan dan Metropolitan Mall Cileungsi.

Penutupan operasional mal dilakukan selama 12 hari. Dimulai tanggal 27 Maret hingga 7 April 2020. Upaya ini dilakukan demi mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

“Metland sepenuhnya mendukung upaya pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Oleh karena itu, manajemen memutuskan untuk menutup operasional mal sementara," kata Direktur Metland, Olivia Surodjo, dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2020).

Selain untuk membatasi jumlah kerumunan orang, olivia menuturkan, pada saat penutupan akan dilakukan general cleaning dan penyemprotan disinfektan di seluruh area mal.

Penutupan operasional tidak diberlakukan bagi seluruh gerai. Beberapa toko yang melayani kebutuhan dasar tetap buka. Sedangkan gerai khusus untuk makanan diberlakukan take away delivery.

Adapun beberapa gerai yang tetap buka pada jam operasional pukul 11.00 sampai 19.00 WIB di Metropolitan Mall Bekasi yaitu Superindo, KFC, Century, Guardian, J.CO, Breadtalk, Starbucks, Dunkin Donuts, KOI dan Money Changer maupun gerai ATM.

Sedangkan Grand Metropolitan yang tetap buka yaitu Farmers Market, Guardian, Century, Watsons, KalCare, Serambi Botani, Starbucks, Kokumi dan seluruh gerai ATM.

Lalu di Metropolitan Mall Cileungsi gerai yang tetap buka yakni Superindo, Century, KFC, HokBen, J.CO, Stabucks, Dunkin Donuts dan gerai ATM.

Sebelum memutuskan untuk menutup sementara operasional mal, Metland telah menyesuaikan waktu buka dan tutup lebih cepat sepekan terakhir.

Selama sepekan kemarin, Metland memberlakukan jam operasional mal mulai pukul 11.00 - 21.00 WIB.

"Dampak virus corona ini akan berpengaruh terhadap target pertumbuhan retail," ujar Olivia.

Mal sepi pengunjung

Sebelumnya, Ketua Umum Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah, mengatakan penurunan pengunjung mal di Jakarta bahkan mencapai 50 persen lebih karena wabah virus corona.

"Yang pasti sepi. Di awal-awal trafik pengunjung turun 10 persen, lalu naik 20 persen, sekarang terasa sampai 50 persen penurunan pengunjung di mal," jelas Budihardjo kepada Kompas.com.

"Penurunan paling terasa setelah ada imbauan dari Gubernur DKI untuk tidak bepergian di pusat-pusat keramaian," kata dia lagi.

Selain itu, banyaknya tempat-tempat wisata yang tutup juga berkontribusi pada penurunan signifikan jumlah kunjungan ke pusat-pusat perbelanjaan.

"Secara psikologis, kalau banyak tempat-tempat wisata ditutup otomatis membuat penurunan trafik pengunjung mal," ujar Budihardjo.

Update corona di Indonesia

Pemerintah sampai saat ini menyatakan bahwa jumlah pasien yang positif virus corona dan mengidap Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1.046 pasien.

Berdasarkan data terbaru, ada penambahan 153 kasus positif baru. Sementara sebanyak 11 pasien baru dinyatakan sembuh, sehingga total pasien yang sembuh dari Covid-19 saat ini sebanyak 46 orang.

Lalyu jumlah pasien yang meninggal tercatat sebanyak 87 pasien. Sebaran virus corona di Indonesia saat ini berada di 28 provinsi. Provinsi teranyar untuk kasus corona yaitu Papua Barat dengan 2 kasus pertama pasien positif corona.