Bisnis

Perusahaan Ini Punya Agen Asuransi Kelas Dunia Terbanyak di Indonesia

Perusahaan Ini Punya Agen Asuransi Kelas Dunia Terbanyak di Indonesia

Perusahaan asuransi jiwa PT Prudential Life Assurance resmi mencatatkan 1.000 tenaga pemasarnya sebagai anggota Million Dollar Round Table (MDRT) 2020. Capaian itu menjadikan Prudential jadi perusahaan asuransi jiwa Indonesia pertama yang paling banyak memiliki agen dengan standar tersebut.

Sebagai informasi, MDRT adalah asosiasi global dan independen di mana anggotanya harus memiliki profesionalisme berstandar internasional, serta mampu menunjukkan layanan terbaik bagi nasabah.

Syarat seorang agen asuransi jadi anggota MDRT pun tak main-main. Seorang agen asuransi perlu mengantongi premi dari penjualan pribadi sekitar Rp500 jutaan per tahun.

LPDP Sebut Tak Hanya Veronica Koman yang Ditagih Balikin Uang Beasiswa

Prudential Indonesia mencatatkan 302 agen dalam keanggotaan MDRT pada 2017. Jumlah ini meningkat secara signifikan sebanyak lebih dari 300 persen menjadi 1.000 anggota di 2020.

President Director Prudential Indonesia Jens Reisch mengatakan, capaian ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kapasitas jangkauan dan memberikan pelayanan yang lebih profesional kepada nasabah di seluruh Indonesia.

“Memasuki 25 tahun kehadiran Prudential di Indonesia, kami bangga dapat meraih hasil terbaik sepanjang sejarah MDRT di Indonesia," ujar Jens dikutip dari keterangannya, Jumat 14 Agustus 2020.

Sementara itu Country Chair MDRT Indonesia Miliana Marten mengatakan, dengan terus bertambahnya tenaga pemasar Prudential yang berkualitas, edukasi akan pentingnya asuransi bagi masyarakat dapat semakin masif. Sehingga, masyarakat pun memiliki jaminan keuangan jika mengalami gangguan kesehatan.

“Kami sangat percaya bahwa tenaga pemasar Prudential Indonesia adalah garda terdepan kami dalam mendorong literasi dan inklusi asuransi di Indonesia," ungkapnya.

MDRT pun berjanji, untuk terus mengembangkan kualitas para perencana keuangan profesional di Indonesia. Dengan terus berinvestasi melalui program pelatihan dan mengembangkan keahlian para anggota.

"Kami juga melengkapi mereka (anggota) dengan teknologi terkini untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah, termasuk meningkatkan efisiensi, agar proses edukasi dapat berlangsung dengan baik," tambahnya.