Bisnis

Ruangguru Bantah Telah Terima Rp 3,8 Triliun dari Program Kartu Prakerja

Ruangguru Bantah Telah Terima Rp 3,8 Triliun dari Program Kartu Prakerja

JAKARTA, - Ruangguru membantah telah menerima dana Rp 3,8 triliun dari program Kartu Prakerja.

Co-founder Ruangguru Iman Usman mengatakan, dana yang diterima mitra platform digital tergantung pada pilihan peserta yang bebas memilih kelas pelatihan dari 8 mitra resmi platform digital Prakerja.

Ia mengatakan, peserta Kartu Prakerja memegang kendali penuh dalam menggunakan dana yang diberikan untuk memilih kelas atau program yang disediakan oleh mitra resmi platform digital di program Kartu Prakerja.

Menurut dia, hingga saat ini, belum ada pembiayaan apapun terkait Kartu Prakerja yang sudah diterima oleh pihak Skill Academy By Ruangguru.

Terkait proses pemilihan penyedia layanan pelatihan untuk Kartu Prakerja, Iman menyatakan Ruangguru telah melalui proses verifikasi sesuai dengan Permenko Nomor 3 Tahun 2020.

Iman juga mengatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menjelaskan, pemerintah tidak melakukan tender pada platform. Sebab, tidak ada penyelenggaraan barang dan jasa yang dibayarkan ke perusahaan digital yang menjadi mitra.

Tender dilaksanakan jika hanya ada satu yang dipilih menjadi mitra, sementara Program Kartu Prakerja terbuka bagi lebih dari satu mitra.

Menurut Iman, CEO Ruangguru, Belva Devara, sama sekali tidak terlibat dalam proses pemilihan Skill Academy by Ruangguru sebagai salah satu mitra penyedia layanan pelatihan di Program Kartu Prakerja.

“Ruangguru selalu mematuhi seluruh pedoman, peraturan dan kebijakan Pemerintah Indonesia. Kami juga siap untuk berkoordinasi dengan lembaga pemerintah terkait, untuk memastikan implementasi program oleh Skill Academy by Ruangguru dilaksanakan sejalan dengan peraturan dan hukum yang berlaku,” ujar Iman dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/5/2020).