Bisnis

Selain Go-Pay, Polda Metro Buka Peluang Gandeng Aplikasi Pembayaran Lain

Selain Go-Pay, Polda Metro Buka Peluang Gandeng Aplikasi Pembayaran Lain

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya menghadirkan pilihan metode pembayaran non-tunai untuk pembuatan dan perpanjangan SIM dengan bekerja sama Go-Pay.

Tak berhenti di situ, Polda Metro Jaya pun masih membuka peluang menerapkan layanan ini bagi aplikasi pembayaran lainnya.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, layanan cashless payment ini merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam memberikan layanan kepada publik maksimal. Ini juga gambaran dari reformasi birokrasi yang digaungkan lembaganya.

"Seperti yang diungkapkan oleh Bapak Kapolri. Cashless payment ini adalah salah satu perubahan yang tadinya menggunakan tunai, sekarang bisa kita lakukan pembayaran dengan menggunakan barcode," kata Yusuf di Kantor Satpas Ditlantas Polda Metro Jaya Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (26/8/2019).

Menurut Yusuf, pembayaran non-tunai yang ada saat ini adalah buah dari kemajuan teknologi dan zaman. Sehingga setiap instansi atau lembaga harus adaptif mengikuti kemajuan tersebut.

Saat ini Polda Metro Jaya menjadi Polda pertama yang menerapkan metode pembayaran nontunai untuk transaksi pengumpulan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dalam bentuk SIM.

"Kelebihan yang dilaksanakan di Jakarta ini adalah satu hari langsung bisa masuk (dana pembayaran), jadi tidak melalui bank lain. Hari ini dibayar hari, hari ini masuk ke kas negara," ungkapnya.

"Mudah-mudahan ini nanti bisa terus berkembang ke poin-poin lain (layanan), sementara ini masih PNBP SIM, mungkin nanti apa lagi yang menggunakan cara seperti ini," tambahnya.

Pembayaran non-tunai untuk pembuatan dan perpanjangan SIM dengan Go-Pay ini sudah bisa dilakukan oleh masyarakat di Kantor Satpas Ditlantas Polda Metro Jaya Daan Mogot, Jakarta Barat. Yusuf mengatakan pijhaknya akan mensosialisasikan layanan ini agar dapat diketahui secara luas.

"Cashless payment terhadap pembayaran PNBP SIM ini adalah pintu pertama kali terbuka dan ini bisa berkembang ke pintu-pintu lain, terutama pelayanan di Direktorat Lalu Lintas (Polda Metro Jaya)," imbuhnya.

Dia berharap, dengan inovasi yang dilakukan akan dapat membantu menciptakan layanan publik yang cepat, aman, mudah, dan transparan. Sehingga masyarakat juga bisa semakin percaya dengan kinerja pelayanan publik.

"Ke depannya, inovasi ini juga akan diterapkan di wilayah Polda Metro Jaya lainnya, termasuk layanan SIM keliling dan gerai pelayanan Satpas," tutupnya.