Bisnis

Tak Perlu Langsung ke Toko, Hypermart Sediakan Layanan Park & Pickup

Tak Perlu Langsung ke Toko, Hypermart Sediakan Layanan Park & Pickup

JAKARTA, – Untuk memudahkan proses belanja di tengah virus corona, PT Matahari Putra Prima Tbk melalui ritel  Hypermart meluncurkan fitur Park & Pickup.

Director-Corporate Secretary & Public Relations MPPA Danny Kojongian mengatakan, fitur ini memungkinkan konsumen membeli kebutuhan sehari-hari tanpa harus datang langsung ke gerai.

Fitur Park & Pickup juga tidak hanya bisa dinikmati di Hypermart, tapi juga termasuk gerai ritel MPPA lainnya seperti Foodmart, Primo, HyFresh dan SmartClub.

“Sekarang kita juga tambahkan fitur baru secara online fitur park & pick up, jadi konsumen tidak perlu datang. Fitur park and pick up berarti (konsumen) bisa order duluan via Whatsapp atau aplikasi Hypermart online nanti tinggal jemput, enggak usah keluar dari mobil dan staff kami yang akan antar barang ke mobil. Tinggal bayar di tempat,” kata Danny kepada Kompas.com, Rabu (8/4/2020).

Adapun caranya manfaatkan fitur park & pick up ini tentunya cukup mudah. Anda tinggal memesan melalui platform Hypermart Online atau Chat melalui whatsapp (Chat & Shop).

Tanpa perlu keluar mobil, barang yang Anda dibeli akan diantar ke mobil Anda di tempat parkir yang ditentukan dimana toko beroperasi, selama jam operasional toko.

Anda dapat memilih dalam melakukan pembayaran, baik secara tunai maupun elektronik, seperti OVO, kartu debit dan kartu kredit.

Danny menambahkan, meskipun bertambahnya pusat perbelanjaan yang tutup, namun seluruh toko Hypermart, Foodmart, Primo, HyFresh & SmartClub tetap buka untuk melayani pelanggan.

Namun demikian, MPPA memastikan secara aktif berpartisipasi dalam Social Distancing yang dihimbau oleh Pemerintah dalam rangka menghentikan penyebaran Covid-19.

Perseroan juga terus menegakkan protokol pembersihan dan kebersihan di semua toko untuk menyediakan lingkungan belanja di dalam toko yang aman bagi pelanggannya.

Seperti penyemprotan cairan disinfektan ke barang yang sering disentuh seperti troli, keranjang belanja, meja kasir, dan mesin EDC.

“Kami memastikan karyawan di toko, protokolernya ketat sekali. Dari mulai pengukuran suhu tubuh, dimana kalau lewat dari 37,5 derajat atau demam tidak boleh masuk ke area kerja. Kami juga bagikan vitamin c untuk karyawan toko dan sentra distribusi. Sementara lini depan dan kasir kami juga melengkapi dengan masker dan sarung tangan,” tegasnya.