Bisnis

Tol Terbanggi Besar-Palembang Siap Fungsional Saat Mudik Lebaran 2019

Tol Terbanggi Besar-Palembang Siap Fungsional Saat Mudik Lebaran 2019

VIVA – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono mengatakan, jalan tol Terbanggi Besar hingga ke Palembang akan dibuka fungsional untuk mudik Lebaran 2019.

Basuki menjelaskan, ruas tol tersebut merupakan jalur alternatif, di samping jalan nasional dan menyambung ruas tol yang telah beroperasi dari Bakauheni ke Terbanggi Besar sepanjang 141 kilometer.

Dengan fungsionalnya ruas tersebut, Basuki memastikan pemudik dapat memanfaatkan jalan tol dari Bakauheni hingga Palembang, dengan ruas yang sudah operasional yakni Bakauheni-Terbanggi Besar (140,9 kilometer) dan sebagian lainnya masih fungsional. Seluruh pekerjaan konstruksi akan dihentikan pada H-10 hingga H+10 Lebaran.

"Saat peresmian Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar pada Maret 2019 lalu, ruas ini hingga ke Palembang, kendalanya hanya satu yaitu belum selesainya Jembatan Kali Sodong," kata Basuki dalam keterangan tertulisnya, Minggu 12 Mei 2019.

"Tapi saat ini sudah selesai dan akan difungsionalkan dari Terbanggi Besar ke Palembang dengan kondisi seluruhnya perkerasan beton/rigid pavement. Hanya tinggal rambu, lampu jalan dan tempat Istirahat sementara (TIS) yang perlu ditambahkan," ujarnya.

Saat difungsionalkan untuk mudik Lebaran 2019 nanti, ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang akan dibuka dua jalur baik dari arah Bakauheni maupun sebaliknya.

"Tapi untuk ruas Pematang Panggang-Kayu Agung baru bisa dibuka untuk satu jalur. Untuk yang ke arah sebaliknya belum bisa, masih satu jalur dua lane saja. Kemudian langsung ke Jakabaring. Semua sudah bisa tersambung. Untuk pengaturan lalu lintasnya kami serahkan kepada Korlantas Polri," kata Basuki.

Turut mendampingi Menteri Basuki, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, untuk memberikan kenyamanan kepada pemudik yang melewati jalan tol tersebut, pihaknya akan memastikan kecukupan layanan penyediaan bahan bakar, toilet, dan persediaan makanan di setiap TIS yang berada di KM 33, 87, 116, 163, 172, 208, 215, 234, dan 285.

"Jalan tol ini sejajar dengan jalan nasional, jadi ini juga bisa kita kolaborasikan untuk memastikan ketersediaan makanan, BBM, dan sebagainya lewat koordinasi dengan petugas di lapangan," ujarnya.

Diketahui, investasi pembangunan tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (189 kilometer) yakni sebesar Rp21,95 triliun. Progresnya untuk Terbanggi Besar-Pematang Panggang (112 Km) saat ini sudah 91,24 persen, sementara untuk Pematang Panggang-Kayu Agung (77 Km) sudah mencapai 95 persen. (mus)