Bisnis

Virus Corona Merebak, McDonald's Tutup Restoran di 5 Kota di China

Virus Corona Merebak, McDonald's Tutup Restoran di 5 Kota di China

NEW YORK, - Jaringan restoran cepat saji McDonald's menutup restorannya di 5 kota di China. Ini terkait dengan merebaknya virus Corona yang pertama kali muncul di kota Wuhan.

Dilansir dari CNN, Sabtu (25/1/2020), McDonald's pun mengimplementasikan protol-protokol kesehatan di China guna mencegah penyebaran virus tersebut.

Pada Jumat (24/1/2020) waktu setempat, McDonald's menutup seluruh restorannya di kota Wuhan, Ezhou, Huanggang, Qianjiang, dan Xiantao.

Kelima kota tersebut terdampak larangan bepergian yang diterapkan pemerintah China.

Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara McDonald's Barry Sum. Sebanyak 10 kota di provinsi Hubei terdampak larangan bepergian, termasuk kota Wuhan.

"Operasional restoran McDonald's di provinsi Hubei berlangsung normal di kota-kota dimana sarana transportasi publik beroperasi normal. Keselamatan staf dan konsumen adalah prioritas utama kami," kata Sum.

Ia menyebut, pihaknya memiliki sejumlah langkah pencegahan komprehensif yang diimplementasikan kepada operasional restoran.

Namun, Sum tak menjelaskan kapan restoran yang ditutup kembali beroperasi.

Selain menutup operasional restoran, McDonald's juga menerapkan standar baru yang lebih ketat guna memonitor karyawan yang menunjukkan gejala-gejala terjangkit virus corona. Suhu tubuh karyawan diperiksa ketika tiba di kantor.

Adapun karyawan yang menderita demam atau gejala lain dipulangkan. Karyawan juga diwajibkan mengenakan masker dan lebih sering mencuci tangan, serta menggunakan disinfektan.

McDonald's juga menyediakan hand sanitizer di restoran untuk konsumen. Pun McDonald's meningkatkan frekuensi pembersihan restoran.