Internasional

Citra Satelit Malam Hari NASA Ungkap Gemerlapnya Pulau Jawa

Citra Satelit Malam Hari NASA Ungkap Gemerlapnya Pulau Jawa

KOMPAS.com - Citra satelit yang dirilis Badan Antariksa Amerika Serikat ( NASA) memperlihatkan betapa gemerlapnya Pulau Jawa, salah satu pulau utama Indonesia, pada malam hari.

Diambil dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Agustus 2018, citra itu memperlihatkan Jawa diselimuti cahaya dan berdiri tegak di tengah gelapnya Samudera Hindia.

Dilansir dari Earth Observatory, Jawa merupakan pusat geografi sekaligus ekonomi Indonesia, dan merupakan pulau terpadat dunia dengan populasi mencapai 141 juta jiwa.

Area paling terang yang diperlihatkan dalam citra satelit NASA itu adalah Surabaya, yang merupakan kota terbesar kedua Indonesia sekaligus ibu kota Provinsi Jawa Timur.

Tanjung Perak di Surabaya merupakan pelabuhan tersibuk kedua Indonesia dengan setiap tahunnya, 33 juta ton kargo dan sembilan juta manusia berdatangan.

Pemandangan itu kontras dengan citra satelit malam Indonesia yang dirilis oleh NASA setahun sebelumnya, di mana Jawa paling gemerlap dibanding pulau lain.

Citra satelit malam hari Indonesia yang dirilis NASA, lembaga luar angkasa AS, memperlihatkan Nusantara yang gelap gulita.NASA Citra satelit malam hari Indonesia yang dirilis NASA, lembaga luar angkasa AS, memperlihatkan Nusantara yang gelap gulita.

Yang menarik, penduduk tidak hanya tinggal di perkotaan saja, tetapi juga mendiami jalur-jalur penghubung utama antara kota. Tampak jelas dari citra satelit malam hari NASA.

Foto yang dipublikasikan pada 2017 tersebut mengungkap peta penyebaran penduduk Indonesia dan ketimpangan kemakmuran, terutama di wilayah timur.

Pemandangan sangat kontras itu terlihat di Sumatera jika dibandingkan dengan gemerlap negeri jiran, seperti Malaysia dan Singapura. Pada citra ini terlihat kota Pekanbaru, Medan, dan Padang.

Sementara Singapura dan Kuala Lumpur berkilap lebih cemerlang. Berbeda dengan Jawa, penyebaran penduduk di pulau Sumatera lebih terkonsentrasi di kota dan desa.

Makassar di Sulawesi sebenarnya adalah kota terbesar di Sulawesi. Namun justru Tanah Luwu yang terletak antara kota Palopo dan Bone yang paling cemerlang.

Pasalnya berdasarkan rilis foto satelit tersebut, kawasan subur ini didiami oleh lebih dari dua juta penduduk yang kebanyakan hidup dari pertanian.