Internasional

Gereja Jerman Izinkan Dipakai Shalat Jumat guna Hindari Jemaah Membeludak

Gereja Jerman Izinkan Dipakai Shalat Jumat guna Hindari Jemaah Membeludak

BERLIN, - Sebuah gereja di Jerman mengizinkan dipakai shalat Jumat oleh umat Muslim sampai akhir Ramadhan 2020.

Kantor berita Jerman Deutsche Welle (DW) merekam ibadah shalat Jumat ini yang diadakan di Gereja Marta, Berlin.

Sebelum memasuki gereja, terlihat jemaah berbaris rapi dengan menerapkan physical distancing.

Kemudian di dalam gereja, garis shaf dibuat dari plester berwarna putih yang dibuat terputus-putus.

Lalu untuk jarak antar-jemaahnya kira-kira 1-2 meter. Tidak ada penumpukan jemaah di dalam.

Perlu diketahui, ibadah shalat Jumat di Jerman bukan dialihkan ke gereja, tetapi gereja ini menawarkan bantuan berupa ruang tambahan agar jemaah tidak membeludak di masjid.

Shalat Jumat sempat ditangguhkan pelaksanaannya di Jerman, karena penutupan masjid-masjid sebagai protokol pencegahan Covid-19.

Umat Muslim di Jerman lalu diperbolehkan kembali melaksanakan shalat Jumat di masjid, setelah sempat dilarang selama 8 minggu.

Pada 4 Mei pemerintah Jerman mengizinkan tempat-tempat ibadah membuka pintu mereka, asalkan jumlah jemaah tidak lebih dari 50.

Gereja Marta lalu mengizinkan umat Muslim menggelar shalat Jumat di dalamnya sepanjang Ramadhan 2020, karena memiliki daya tampung hingga 100 jemaah.