Internasional

Jepang Umumkan Warganya Meninggal Diduga Virus Corona di Wuhan

Jepang Umumkan Warganya Meninggal Diduga Virus Corona di Wuhan

TOKYO, - Pemerintah Jepang mengumumkan ada warganya yang meninggal setelah diduga virus corona di Wuhan, pada Sabtu (8/2/2020).

Pria yang diperkirakan berusia 60-an itu awalnya dirawat setelah mengalami pneumonia parah, dengan kematiannya dilaporkan ke kedutaan di Beijing.

Dalam keterangan Kementerian Luar Negeri Jepang, otoritas kesehatan China menduga bahwa pria itu meninggal karena terinfeksi virus corona.

"Namun, sangat sulit untuk membuat penilaian lebih jauh," ujar kemenlu Negeri "Sakura" sebagaimana diberitakan kantor berita AFP.

Untuk sementara, penyebab kematiannya disebut karena viral pneumonia. Namun jika terkonfirmasi, dia adalah warga Jepang pertama yang meninggal karena virus.

Untuk sementara ini, warga asing pertama yang terkonfirmasi patogen yang pertama kali dilaporkan di Wuhan adalah Amerika Serikat ( AS).

Kabar bahwa warga AS meninggal diumumkan langsung oleh kementerian luar negeri, di mana korban juga dirawat di rumah sakit di Wuhan.

Ini adalah kali pertama virus dengan kode 2019-nCov tersebut membunuh warga asing, dan kedua setelah Hong Kong mengumumkan warganya meninggal pada Selasa (4/2/2020).

Kematiannya termasuk dalam total 722 korban meninggal akibat patogen yang diumumkan oleh pemerintah China pada Sabtu waktu setempat.

Laporan kematian itu melampaui jumlah korban fatal wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) yang mewabah di China dan Hong Kong pada 2002-2003.

Otoritas lokal menyatakan terdapat 86 kematian baru dalam 24 jam terakhir, dengan 81 di antaranya terjadi di Provinsi Hubei.