Internasional

Pemerintah Arab Bantah Beri Uang Tunai untuk Pasien Sembuh Corona

Pemerintah Arab Bantah Beri Uang Tunai untuk Pasien Sembuh Corona

Pejabat kesehatan wilayah Asir di Arab Saudi membantah tudingan bahwa pasien yang sembuh dari covonavirus COVID-19 menerima uang dari pemerintah. Baru-baru ini beredar sebuah video di media sosial, seorang pria memamerkan tas dengan logo Direktorat Kesehatan Asir yang berisi mawar, sebotol hand sanitizer, cokelat dan uang tunai sebesar US$400 atau sekitar Rp6 juta. Video itu memicu desas-desus bahwa para pasien menerima hadiah dari pemerintah setelah mereka keluar dari rumah sakit.

Menanggapi rumor tersebut dalam cuitannya di Twitter, Direktorat Kesehatan Asir mengatakan masyarakat harus mengantisipasi rumor seperti itu dan mencari informasi yang benar dari sumber resmi pemerintah. Pihak pemerintah setempat menduga uang tunai itu mungkin memang milik pribadi orang dalam video.

Dilansir Arab News, para pengguna Twitter mengungkapkan berbagai komentar baik itu candaan maupun tuntutan agar pria yang menyebarkan video itu dihukum.

"Kami terjebak di rumah sejak pemerintah menerapkan jam malam, mengapa mereka tidak memberi kami uang seperti pria di video," kata seorang pengguna Twitter mengomentari video tersebut.



Pemerintah Arab Saudi telah berulang kali mengatakan bahwa informasi terkait pandemi coronavirus harus selalu diambil dari sumber resminya sebagai bentuk komitmen moral dan tanggung jawab hukum. Penyebaran rumor semacam itu bertentangan dengan upaya yang dilakukan untuk memerangi COVID-19, dan dapat menyebabkan ketakutan di antara orang-orang.