Internasional

Pria Berusia 25 Tahun Mengaku Membunuh 39 WN Vietnam

Pria Berusia 25 Tahun Mengaku Membunuh 39 WN Vietnam

Kabar mencengangkan dilaporkan dari Inggris. Seorang pengemudi truk berusia 25 tahun telah membunuh 39 orang, dan menyimpan mayatnya dalam sebuah kontainer.

Pria bernama Maurice Robinson asal Craigavon, Irlandia Utara mengaku bersalah atas kejahatannya dalam persidangan yang dilakukan secara virtual, Rabu 8 April 2020.

Robinson ditetapkan sebagai tersangka kasus 39 mayat dalam kontainer pendingin di Essex, pada Oktober 2019. Semua mayat yang dibunuh merupakan warga negara Vietnam, yang merupakan imigran ilegal.

Kematian 39 WN Vietnam dalam kontainer ini telah dikonfirmasi disebabkan oleh mati lemas dan kepanasan. Kasus tersebut masih didalami oleh pihak berwenang dengan memburu orang-orang yang mungkin terlibat dalam dugaan perdagangan manusia ini.

Sebelumnya dia juga mengaku bersalah atas keterlibatannya untuk membantu para imigran yang melanggar hukum dan mendapatkan properti kriminal. Namun dia membantah tuduhan mengantar properti kriminal.

Sidang dilakukan secara virtual dalam keadaan masa lockdown di Inggris sebagai pencegahan menyebarnya COVID-19. Sebagian pengacara dan reporter pengadilan hadir di aplikasi Skype. Robinson pun ikut menjalani persidangan online ini dengan empat terdakwa lainnya.

Sementara terdakwa lainnya, Gheorge Nica (43) dari Rumania membantah tuduhan membunuh 39 orang warga negara Vietnam itu. Dia juga membantah termasuk dalam persekongkolan untuk membantu imigran ilegal itu antara 1 Mei dan 24 Oktober 2019.

Alexandru-Ovidiu Hanga (27) dan Christoper Kennedy (23) asal Irlandia Utara ikut membantah tuduhan konspirasi bahwa dirinya ikut membantu imigran yang telah melanggar hukum tersebut.

Dan yang terakhir ada Valentin Calota (37) dari Birmingham, dirinya tidak diminta untuk mengajukan pembelaan atas tuduhan konspirasi dalam membantu imigran ilegal yang melanggar hukum masuk ke Inggris.

Penemuan 39 mayat di dalam kontainer sempat membuat geger Inggris tahun lalu. Mayat 29 pria, dua anak laki-laki serta delapan wanita yang semuanya adalah warga negara Vietnam ini ditemukan di daerah taman industri Grays, sebelah timur kota London. Kasus ini diduga sebagai kasus penyelundupan manusia oleh Kepolisian Essex.

Truk kontainer tersebut diduga berasal dari Belgia yang masuk ke Inggris melewati jalur laut dan menaiki kapal Feri dari pelabuhan Zeebrugge dini hari 23 Oktober 2019.

Laporan : Abdulah Saputra