Internasional

Sadis, Pria Ditembak Mati Saat Gandeng Putrinya Seberangi Jalan

Sadis, Pria Ditembak Mati Saat Gandeng Putrinya Seberangi Jalan

Seorang ayah di New York, Amerika Serikat harus meregang nyawa karena menjadi korban penembakan brutal yang terjadi akhir pekan lalu, Minggu 5 Juli 2020. Yang paling sadis tak lain adalah sang korban menemui ajalnya saat tengah menggandeng putri untuk menyeberang jalan.

Anthony Robinson, 29 tahun, sedang menyeberang jalan sebelum jam 6 sore di wilayah Bronx City ketika sebuah mobil muncul seolah-olah akan berbelok ke persimpangan.

Saat Robinson memegang tangan putrinya lalu mereka berjalan menyeberangi jalan di persimpangan, mobil itu tidak berputar. Mobil tersebut justru mengikuti pasangan itu ketika mereka berhasil sampai ke seberang jalan.

Wisuda di Zaman COVID-19, Mahasiswa UKSW Gunakan Inovasi Robot

Dirilis oleh Kepolisian New York (NYPD), seseorang di kursi penumpang mobil terlihat mengeluarkan pistol dan mengarahkannya ke arah pelaku dalam rekaman CCTV berdurasi sekitar 10 detik yang kini tengah viral di media sosial. Sontak saja, sang ayah jatuh tergeletak di jalan dimana putrinya mengikuti seorang pejalan kaki yang melarikan diri dari tempat kejadian. Kendaraan membelok ke kiri dan pergi, karena Robinson tampak menggeliat kesakitan di tanah, seperti dilansir The Sun.

Krisis Kepunahan, Orangutan Terancam Tinggal Kenangan

Menurut New York Post, Robinson (yang tinggal di Brooklyn) adalah satu dari delapan pembunuhan di seluruh kota selama akhir pekan keempat bulan Juli 2020. Setidaknya, total ada 49 penembakan yang telah dilaporkan saat libur akhir pekan yang mematikan. Jumlah tersebut mengikuti peningkatan lebih dari 130 persen dalam kejahatan di bulan Juni 2020, dibandingkan dengan bulan Juni 2019.

Setelah 4 Bulan Ditutup, Masjid Al Hikmah New York Dibuka Lagi

Polisi mengumumkan pada Senin 6 Juli 2020, bahwa jumlah penembakan meningkat di 5 wilayah dan dilaporkan bahwa penembakan yang melibatkan 270 orang terjadi bulan lalu, dibandingkan dengan penembakan 89 selama periode itu tahun lalu.

"Peningkatan tajam dalam penembakan dan kekerasan di New York menempatkan orang yang tidak bersalah dalam bahaya dan air mata pada jalinan kehidupan di kota kami," kata Komisaris Polisi Dermot, Shea dalam sebuah pernyataan.