Internasional

Simak Tips Membeli Mutiara agar Tak Merugi

Simak Tips Membeli Mutiara agar Tak Merugi

JAKARTA,KOMPAS.com - Anda pecinta perhiasan berbentuk mutiara? Jika memang benar pastilah Anda cukup sering membeli ragam jenis mutiara sesuai kebutuhan Anda.

Namun terkadang, mutiara-mutiara yang dibeli tanpa sertifikat atau toko yang tidak kredibel membuat Anda merugi. Apalagi saat ini produk luar mulai masuk ke Indonesia dengan menawarkan harga murah.

Ketua Divisi Marketing Asbumi Ratna Zhuhry mengatakan, mutiara memiliki kelas tersendiri yang menjadikannya bernilai. Misalkan saja kelas 4a, 3a, 2a, b,c dan b+.

Menurut dia, mutiara jenis Barok sangat digemari dan memiliki harga yang tidak murah.

"Barok memiliki permukaan yang bagus dan halus dimana, di pasar dunia Barok tidak memiliki batasan harga bahkan dulu perusahaan NTB sempat menjualutiara Barok dengan harga Rp 56 juta," kata Ratna di Hotel Kempinski, Kamis (14/11/2019).

Adapun Jenis mutiara yang bisa ditemukan di Indonesia adalah jenis South Sea Pearl, dengan harga 16 dollar AS sampai 18 dollar AS per gram. Sedangkan untuk kalung seharga 5.000 dollar AS sampai 200.000 dollar AS.

Sementara Direktur Jenderal KKP Agus Suherman menyebutkan, mutiara Indonesia dipanen dari jenis mutiara (Pinctada maxima) yang tersebar diseluruh pelosok Indonesia.

Misalkan saja NTB, Sumatera Barat, Lampung, Bali, NTT, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara dan Papua Barat.

"Jadi kita sebagai penghasil komoditas kelautan yang bernilai tinggi, memiliki prospek untuk dikembangkan dan harus diangkat sebagai sumber pemasukan masyarakat dan sumber devisa.

Nah, agar tidak tertipu ada cara yang bisa dilakukan untuk mengidentifikasi mutiara yang hendak Anda beli.

1. Kilau
Mutiara yang memiliki laster atau kilau yang maksimal akan membuktikan bahwa mutiara tersebut asli.