Internasional

Studi: Lebih dari Seperlima Orang Dewasa di Inggris Anggap Covid-19 Hoaks

Studi: Lebih dari Seperlima Orang Dewasa di Inggris Anggap Covid-19 Hoaks

LONDON, - Sebuah penelitian baru mengatakan lebih dari seperlima orang percaya bahwa krisis virus corona adalah hoaks.

Dilansir The Independent, studi itu dilakukan oleh Universitas Oxford, kepada 2.500 warga dewasa Inggris yang mengambil bagian dalam survei yang dilakukan Oxford Coronavirus Explanations, Attitudes, and Narratives Survey antara 4-11 Mei 2020.

Tim psikolog klinis menyatakan bahwa data dari survei menunjukkan sejumlah besar orang dewasa di Inggris tidak setuju dengan konsensus ilmiah dan pemerintah tentang pandemi Covid-19.


Berdasarkan hasilnya, hampir tiga per lima atau sebanyak 59 persen orang dewasa di Inggris percaya sampai batas tertentu bahwa pemerintah telah menyesatkan publik tentang penyebab virus.

Demikian pula, lebih dari seperlima (21 persen) percaya bahwa virus itu adalah suatu kebohongan, dan 62 persen setuju sampai batas tertentu bahwa virus itu adalah buatan manusia.

Ketika ditanya apakah mereka percaya bahwa virus corona adalah bio-senjata yang dikembangkan oleh China untuk menghancurkan Barat, 55 persen mengatakan mereka tidak setuju, sebanyak 20,2 persen mengatakan mereka setuju sedikit dan 5,5 persen setuju sepenuhnya.

Sementara itu 79 persen mengatakan mereka tidak setuju bahwa virus corona disebabkan oleh 5G (standar komunikasi setelah 4G).

"Gagasan seperti itu dikaitkan dengan paranoia, keyakinan konspirasi vaksinasi umum, keyakinan konspirasi akan perubahan iklim, mentalitas konspirasi, dan ketidakpercayaan pada lembaga dan profesi," tulis para ilmuwan dalam jurnal Pengobatan Psikologis.

"Memiliki keyakinan konspirasi akan virus corona juga dikaitkan dengan lebih mungkinnya untuk berbagi pendapat."

Para peneliti menemukan bahwa sekitar 50 persen dari populasi ini menunjukkan sedikit bukti pemikiran konspirasi, sementara 25 persen menunjukkan adanya dukungan, 15 persen menunjukkan pola dukungan yang konsisten, dan 10 persen memiliki tingkat dukungan yang sangat tinggi.