Internasional

Taiwan Tawarkan Masker dan Bantuan Medis di Tengah Covid-19, China Marah

Taiwan Tawarkan Masker dan Bantuan Medis di Tengah Covid-19, China Marah

TAIPEI, - Taiwan menaikkan pamornya dengan menawarkan bantuan masker dan bantuan medis di tengah wabah Covid-19. Langkah yang membuat China meradang.

Pengamat menyatakan, langkah pemerintahan Presiden Tsai Ing-wen mengontrol pandemi membuktikan kredibilitas sistem kesehatan sekaligus mengangkat citra mereka di panggung dunia.

Kebijakan mereka pun menuai pujian pemimpin dunia, di mana Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berterima kasih atas upaya dan solidaritas Taiwan.

Sementara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) menyatakan, Taipei merupakan teman sejati. Tapi respons berbeda ditunjukkan China.

Juru bicara kementerian luar negeri Hua Chunying menyatakan, Taipei dilarang untuk mengekspor masker ketika wabah tengah terjadi di daratan utama.

Hua juga menegaskan bahwa pemerintahan Tsai dilarang memainkan "trik politik" guna mendapat perhatian Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Dia juga menyindir bahwa pengusaha Negeri "Panda" juga mendonasikan suplai medis, tetapi mengapa mereka juga tidak emndapatkan kredit.

Dilansir SCMP Minggu (5/5/2020), Hua mengatakan di tengah wabah Covid-19, sangat dibutuhkan dukungan serta bantuan dari semua komunitas internasional.

"Tetapi Taiwan dan AS harus diingatkan bahwa jika mereka memainkan trik politik dan menyakiti kepentingan China, mereka harus berhati-hati," ancam dia.

Hingga saat ini, China masih menganggap Taiwan sebagai provinsi yang harus segera disatukan. Menggunakan kekerasan jika diperlukan.