Internasional

Trump: Tewasnya Jenderal Iran adalah "Keadilan Amerika"

Trump: Tewasnya Jenderal Iran adalah

TOLEDO, - Presiden AS Donald Trump menyatakan, tewasnya jenderal Iran, Qasem Soleimani, adalah "keadilan Amerika".

Pernyataan itu dia sampaikan dalam kampanye politik masif pertama di 2020 di Ohio, dilansir Sky News Jumat (10/1/2020).

Dalam pidatonya di Toledo, Trump menuturkan dia menuduh Qasem Soleimani merencanakan "serangan besar" terhadap AS di Timur Tengah.

"Pekan lalu, AS sekali lagi mengambil langkah tegas untuk menyelamatkan nyawa, dan membawa keadilan Amerika," ucapnya.

Presiden 73 tahun itu mengatakan, jenderal Iran berusia 62 tahun itu terus merencanakan serangan terhadap kedutaan AS di Timur Tengah.

"Namun kami menghentikannya. Kami menghentikannya secara cepat. Kami menghentikannya dengan tangan dingin," klaim Trump.

Dia juga mengambil kesempatan untuk mengejek Ketua DPR AS Nancy Pelosi, serta politisi senior Demokrat Adam Schiff.

Presiden dari Partai Republik tersebut menyebut Pelosi dan Schiff menentang pembunuhan komandan Pasukan Quds itu.

Trump mengklaim dia mendapat informasi tentang keberadaan Soleimani, dan menyatakan tidak menghubungi Pelosi.

"Kami tak punya waktu menghubungi Pelosi, yang tentunya akan membocorkannya kepada teman mereka di media korup," ejeknya.

Kematian Qasem Soleimani membuat publik Iran marah. Pasalnya, dia dikenal sebagai petinggi militer berpengaruh di kawasan.