Kesehatan

Ahli Medis China Khawatir Pasien Sembuh Masih Bisa Tularkan COVID-19

Ahli Medis China Khawatir Pasien Sembuh Masih Bisa Tularkan COVID-19
Jakarta -

Ahli medis China, tepatnya spesialis pernapasan mengungkapkan pasien virus corona (COVID-19) yang sudah sembuh masih bisa menularkan virus corona. Hal ini dijelaskan juga oleh Zhao Jianping, selaku kepala tim yang bekerja mengatasi wabah coronavirus.

Ia menyebutkan bahwa sudah ada kasus pasien yang sudah dinyatakan sembuh, tetapi setelah dicek kembali darahnya positif virus corona.

"Ini berbahaya. Di mana pasien-pasien (sembuh) itu ditempatkan? Mereka tidak bisa dipulangkan ke rumah, karena mungkin bisa menulari yang lain," ujar Zhao yang dikutip dari South China Morning Post.

"Tapi, mereka tidak bisa ditempatkan di rumah sakit juga, karena sumber daya yang terbatas," imbuhnya.

Dalam hal ini, Zhao menyarankan untuk pasien yang sudah sembuh pun harus tetap melakukan karantina sendiri di rumahnya selama 14 hari. Hal serupa juga pernah dialaminya sebelumnya.

Zhao mengatakan, pernah ada satu pasiennya yang sudah menjalani dua tes, uji lab, dan terbukti negatif. Tapi, beberapa hari kemudian pasien itu demam. Setelah dites, hasilnya positif COVID-19.

Benjamin Cowling selaku kepala divisi dan biostatistik Hong Kong University mengatakan untuk memastikan pasien benar-benar sembuh dari virus, cara terbaik adalah dengan melihat apakah virus sudah benar-benar mati. Caranya dengan mencoba menumbuhkan sampel virus di cawan petri.



Simak Video "WHO Belum Bisa Prediksi Penyebaran COVID-19 ke Depannya"

(sao/fds)