Kesehatan

Awalnya Anggap Corona Hoax, Suami Menyesal Usai Istri Meninggal

Awalnya Anggap Corona Hoax, Suami Menyesal Usai Istri Meninggal
Jakarta -

Pasangan suami-istri dari Florida, Amerika Serikat, awalnya menganggap virus Corona COVID-19 hanya konspirasi belaka. Brian Lee Hitchens dan istrinya, Erin, membaca berbagai klaim di internet yang menyebut Corona tidak nyata atau penyakit ini sama seperti influenza.

Brian dan Erin tidak pernah menjalankan protokol kesehatan, sampai keduanya jatuh sakit pada bulan Mei karena infeksi virus Corona.

Erin yang berusia 46 tahun memiliki kondisi penyerta asma dan kondisinya terus memburuk. Hingga akhirnya pada bulan Agustus, Erin meninggal dunia.

Brian nasibnya lebih baik karena berhasil sembuh. Ia mengaku menyesal dan berharap sang istri bisa memaafkannya.

"Ini adalah virus nyata yang efeknya berbeda-beda untuk tiap orang. Saya tidak bisa mengubah masa lalu. Saya hanya bisa melanjutkan hidup dan mengambil keputusan yang lebih baik di masa depan," kata Brian pada BBC dan dikutip Selasa (25/8/2020).

Brian juga menceritakan pengalamannya di media sosial, tempat ia banyak mendapat informasi keliru mengenai pandemi Corona. Harapannya ada netizen lain yang bisa terselamatkan dari nasib yang serupa.

"Bila Anda keluar rumah, tolong bijaksana dan jangan bodoh seperti saya. Jadi hal yang terjadi pada saya dan istri saya tidak terjadi pada Anda," pungkasnya.

Many people still think that the Coronavirus is a fake crisis which at one time I did too and not that I thought it wasn...

Dikirim oleh Brian Lee Hitchens pada Selasa, 12 Mei 2020


Simak Video "Isu Konspirasi Jadi Ganjalan Relawan Saat Informasikan soal COVID-19"

(fds/fds)