Kesehatan

Divonis Tak Bisa Hamil Karena Kanker, Wanita Ini Bisa Lahirkan Anak Kembar

Divonis Tak Bisa Hamil Karena Kanker, Wanita Ini Bisa Lahirkan Anak Kembar
Jakarta -

Sempat divonis tak bisa punya anak karena kanker, seorang wanita di Inggris dikaruniai keajaiban. Tak lama usai divonis, ia hamil dan berhasil melahirkan anak kembar yang sehat.

Pada 2017 lalu, Rebecca Allen (41) didiagnosis kanker serviks. Meski masih stadium awal, wanita yang menyebut dirinya pekerja keras ini mengaku diagnosis tersebut mengubah hidupnya, apalagi ia belum memiliki anak.

"Saat aku berusia 20-an dan 30-an, aku adalah seorang pekerja keras dan selalu bertujuan untuk mendapatkan kenaikan gaji atau pangkat. Aku juga menyempatkan berpesta malam dan bekerja keras di siang harinya, tak pernah berpikir akan memiliki seorang anak," katanya, dikutip dari Fox News.

Yang jadi masalah saat itu Rebecca masih berstatus lajang dan masih belum memiliki kekasih. Belum lagi ia mendapatkan diagnosis kanker yang bisa membuatnya tak lagi 'laku' di mata pria.

Usai diagnosis, Rebecca menjalani radical trachelectomy atau operasi untuk mengangkat serviks, bagian atas vagina dan jaringan penyokong di sekitarnya, demikian penjelasan Canadian Cancer Society.

Prosedur ini umumnya dilakukan pada wanita yang sedang berjuang melawan kanker serviks pada stadium awal sehingga dapat memiliki anak. Tapi di sisi lain, mereka juga berisiko tinggi mengalami keguguran dan harus melahirkan menggunakan metode caesar.

Setelah operasi, Rebecca sangat beruntung menemukan pria pujaannya. Enam bulan kemudian ia dinyatakan bersih, ia berusaha untuk mencoba memiliki anak dengan pasangannya, Andres Kirkwood (39).

Sayangnya, Rebecca sempat mengalami keguguran di minggu ke-10 kehamilan pertamanya. Tak lama kemudian, ia kembali hamil dan ternyata USG mengungkapkan ia mengandung anak kembar. Rebecca mengaku syok saat mengetahuinya.

"Andres dan aku mengira akan mendapatkan berita buruk seperti kehamilan berisiko tinggi sehingga kamu setuju untuk tak melihat layar (USG), aku memejamkan mata dan air mataku mengalir. Di ruangan sangat sunyi jadi aku mengasumsikan tidak ada denyut jantung. Saat perawat memberitahuku untuk melihat, aku tak percaya aku melihat ada dua denyut jantung," ungkapnya.

Pada kehamilan 34 minggu, Rebecca melahirkan dua anak kembar perempuan yang sehat, Luna dan Seren, lewa prosedur caesar. Bagi Rebecca, kelahiran keduanya adalah keajaiban dan ia tak pernah berpikir akan menjadi seorang ibu.

"Aku merasa sangat beruntung memiliki anak kembar. Dan aku amat sangat mencintai mereka," pungkasnya.



Simak Video "Calon Pengantin, Lakukan Ini Sebelum Nikah untuk Cegah Kanker Serviks"

(frp/up)