Kesehatan

Hari Anak Nasional Saat Pandemi, Menteri PPPA: Anak Rentan Jadi Korban Kekerasan

Hari Anak Nasional Saat Pandemi, Menteri PPPA: Anak Rentan Jadi Korban Kekerasan

, Jakarta Dalam konferensi pers peringatan Hari Anak Nasional (2020), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga mendorong keluarga menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak. Sehingga bisa menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, dan berkualitas.

Pengasuhan yang baik dan aman di tengah pandemi COVID-19, kata Bintang, semakin berat. Tak jarang anak menjadi korban kekerasan di rumah oleh orangtuanya.

"Dalam masa pandemi, anak rentan menjadi korban kekerasan karena orangtua memiliki beban ganda dalam mendidik, mendampingi, dan ikut menemani anak sekaligus tetap bekerja," kata Bintang dalam konferensi pers virtual puncak peringatan Hari Anak Nasional pada Selasa (22/7/2020).

Bintang mengingatkan bahwa tanggung jawab mengasuh anak bukan hanya tugas ibu, tapi juga ayah. Jika orangtua menemui kesulitan pengasuhan bisa memanfaatkan konseling pengasuhan di 135 Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) seperti dikutip siaran resmi Kemen PPPA.

Berdasarkan Data SIMFONI (Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak) Kemen PPPA terdapat 3.928 kasus kekerasan terhadap anak-anak yang dilaporkan sejak Januari 2020 sampai dengan 17 Juli 2020.

Masih tingginya angka kekerasan juga tergambarkan dari hasil Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) tahun 2018 oleh Kemen PPPA. Survei menyebutkan bahwa 2 dari 3 anak dan remaja perempuan atau laki-laki pernah mengalami kekerasan sepanjang hidupnya.