Kesehatan

Jadi Joker, Aktor Joaquin Phoenix Belajar Gangguan Tertawa

Jadi Joker, Aktor Joaquin Phoenix Belajar Gangguan Tertawa

, Jakarta Film yang diangkat dari karakter komik, Joker, telah tayang di Indonesia sejak kemarin. Salah satu yang paling dikenal dari musuh besar Batman itu adalah tertawanya yang khas.

Demi memerankan tokoh Arthur Fleck dalam Joker, aktor Joaquin Phoenix mengungkapkan bahwa dia telah belajar dari orang-orang yang mengalami gangguan tawa patologis. Hal itu dia ceritakan beberapa waktu yang lalu.

"Saya melihat video yang menunjukkan orang yang menderita tawa patologis, penyakit mental yang membuat mimik wajah tak terkendali," ujarnya pada media Italia Il Vernerdi seperti dikutip dari NME pada Kamis (3/10/2019).

Dikutip dari Webmd, tawa patologis merupakan salah satu bentuk dari masalah mental pseudobulbar affect (PBA). Kondisi tersebut membuat seseorang bisa tertawa atau menangis tak terkendali di waktu yang tidak tepat.

Para ilmuwan percaya bahwa kondisi tersebut terjadi karena kerusakan pada korteks prefrontal, area otak yang membantu mengendalkan emosi. Selain itu, beberapa penyebab lain yang memungkinkan masalah ini adalah perubahan bahan kimia otak yang terkait dengan depresi, cedera otak, atau kondisi lain seperti tumor, demensia, atau penyakit Parkinson.