Kesehatan

Mengenal Virus H1N1, Penyebab Kematian Suspek Virus Corona di RS Kariadi

Mengenal Virus H1N1, Penyebab Kematian Suspek Virus Corona di RS Kariadi
Jakarta -

Seorang pasien suspek virus corona (COVID-19) di RSUP dr Kariadi Semarang dikabarkan meninggal pada Minggu (23/2). Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memastikan pasien tersebut meninggal karena virus H1N1 bukan corona.

"Tetapi jelas hasilnya bukan Corona, negatif. Bukan COVID-19. Ketemunya H1N1 flu biasa, di-PCR 2 kali karena Corona negatif, dilakukan PCR berikutnya. Dan kalau H1N1 ada obatnya namanya Oseltamivir ada ketersediaan di Kemkes ada," kata Terawan usai Rapat Koordinasi tertutup di Kantor Kemenko PMK di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, (27/2/2020).

H1N1 adalah nama untuk virus influenza yang pada tahun 2009 lalu sempat mewabah menjadi pandemi di dunia. H1N1 kadang disebut juga sebagai virus flu babi karena pertama kali ditemukan pada babi.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) seseorang bisa terinfeksi H1N1 bila berdekatan dengan pasien sakit lewat percikan liur. Gejalanya sama seperti penyakit flu lainnya yaitu demam, lemas, hilang nafsu makan, batuk-batuk, mual, muntah, hingga diare.

"H1N1 cenderung menimbulkan gejala berat pada lansia dan orang-orang yang sudah memiliki penyakit kronis lainnya," tulis WHO di situs resminya.

"Influenza H1N1 mirip seperti flu musiman namun memiliki karakteristik tingginya tingkat aktivitas pada musim panas di belahan utara, lebih mematikan di antara orang dewasa sehat, dan lebih mungkin untuk berkembang menjadi pneumonia," lanjut WHO.

Pasien suspek yang meninggal di RSUP dr Kariadi diketahui datang mengeluhkan sesak napas, batuk, dan demam. Dia sebelumnya melakukan perjalanan Spanyol-Dubai-Jakarta.



Simak Video "WHO Belum Bisa Prediksi Penyebaran COVID-19 ke Depannya"

(fds/kna)