Kesehatan

Organnya Rusak Parah, Mayra jadi Pasien COVID-19 Pertama di AS yang Jalani Transplantasi Paru

Organnya Rusak Parah, Mayra jadi Pasien COVID-19 Pertama di AS yang Jalani Transplantasi Paru

, Jakarta Mayra Ramires akhirnya diperbolehkan keluar dari rumah sakit usai menerima transplantasi paru-paru akibat organ tubuhnya itu rusak akibat terinfeksi COVID-19.

Wanita 28 tahun di Amerika Serikat itu menjadi pasien COVID-19 pertama di negeri Paman Sam yang mendapatkan prosedur transplantasi paru-paru.

Sebelum menerima transplantasi paru, Mayra harus dites negatif untuk COVID-19 terlebih dahulu. Hal ini karena pasien harus mendapatkan obat penekan kekebalan setelah operasi agar tubuhnya mampu menerima organ baru dengan menekan sesaat sistem kekebalan tubuh.

"Begitu tubuh Mayra memberantas virusnya, terlihat jelas bahwa kerusakan paru-paru tidak bisa sembuh dan kami perlu mendaftarkannya untuk transplantasi paru-paru," kata dokter Beth Malsin, spesialis paru dan perawatan kritis di Northwestern Memorial Hospital, Chicago dikutip dari Live Science pada Minggu (2/8/2020).