Kesehatan

Teror Pamer Alat Kelamin Kerap Terjadi, Begini Tips Hadapi Ekshibisionis

Teror Pamer Alat Kelamin Kerap Terjadi, Begini Tips Hadapi Ekshibisionis
Jakarta -

Teror pamer kemaluan terjadi lagi. Kali ini pelaku adalah pengemudi mobil di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Saat melakukan aksinya, pelaku melakukan masturbasi dan memamerkan alat kelaminnya pada korban. Saat ini pelaku sudah diamankan.

"Pelaku yang diamankan JS pada Minggu, 26 Januari 2020 sekitar pukul 03.00 WIB," Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada detikcom, Minggu (26/1/2020).

Teror ekshibisionisme atau pamer kelamin adalah bentuk kelainan seksual yang kerap dilatarbelakangi oleh fantasi dan dorongan seksual tak lazim. Kelainan seks ini juga sering disebut paraphilia.

Pelaku pamer alat kelamin bisa beraksi kapan saja dan di mana saja. Untuk itu ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghadapinya.



Sedikit catatan, pelaku teror akan mendapatkan kepuasan seksual dan merasa senang apabila korbannya merasa takut dan panik. Untuk itu, psikiater dari RS Omni Alam Sutera, dr Andri, SpKJ, FAPM. menyarankan agar bersikap pura-pura tidak peduli dan menyingkir ke tempat aman.

"Jadi biasa saja sikapnya. Kalau kita biasa saja, malah membuat dia akan lebih tidak nyaman karena tujuannya tidak berhasil," kata dr Andri.

Pelaku tentu akan merasa kecewa jika korban bersikap cuek. Meski tidak mudah, metode ini paling mungkin dilakukan saat menghadapi situasi krisis saat menjadi korban ekshibisionisme.

Apabila pelaku mendekat, korban disarankan untuk berlari menjauh dan berteriak untuk mendapat pertolongan dari yang lain.



Simak Video "Penjelasan Ahli Soal Dugaan Ekshibisionisme Pelaku Pelempar Sperma"

(kna/up)