Kesehatan

Wanita Ini Alami 'Vape Lung' Akibat Vaping Selama Lima Tahun

Wanita Ini Alami 'Vape Lung' Akibat Vaping Selama Lima Tahun
Jakarta -

Rokok elektrik atau kerap disebut vape memang dipercaya oleh sebagian orang sebagai cara untuk berhenti merokok. Tetapi cara ini belum terbukti kebenarannya, lantaran masih menimbulkan kontroversi di antara berbagai pihak.

Dikutip dari Daily Mail, seorang wanita berusia 37 tahun di California percaya vape bisa membantunya menjadi lebih sehat, karena berhenti menghisap rokok. Hal ini ia lakukan selama lebih dari lima tahun, hingga akhirnya pada hari Natal ia terjatuh pingsan dan dilarikan ke rumah sakit.

Hingga akhirnya dokter mendiagnosis Julia Itzen mengalami 'vape lung', yang berarti terjadinya peradangan paru-paru akibat penggunaan rokok elektrik.

Julia mengaku menggunakan vape, beralih dari rokok konvensional, karena merasa tertarik atas klaim dapat membantu orang dewasa yang berusia 21 tahun ke atas untuk mengurangi risiko kanker paru-paru, emfisema, dan masalah jantung.

"Jika kamu ingin mengalami apa yang aku alami, teruslah vaping. Aku sangat beruntung masih bisa hidup setelah itu," jelas Julia.



Simak Video "Bersiteguh Vape Aman, Vaper Ramai-ramai Pamer Rontgen Dada"

(fds/fds)