LifeStyle

Bicara, Bisa Sebar Lebih dari 1.000 Partikel Virus Corona Per Menit

Bicara, Bisa Sebar Lebih dari 1.000 Partikel Virus Corona Per Menit

KOMPAS.com - Ribuan tetesan cairan kecil ( droplet) yang menyembur selama percakapan normal bisa menjadi cara potensial dalam penyebaran virus corona dari orang ke orang, terutama di lingkungan terbatas.

Sebuah laporan di Prosiding National Academy of Sciences (PNAS) Amerika Serikat, menyebut, dalam satu menit berbicara keras dapat menghasilkan lebih dari 1.000 tetesan yang mengandung virus.

Kesimpulan ini diambil berdasarkan penelitian sebelumnya mengenai tingkat virus dalam cairan mulut.

Selain itu, juga diamati droplet yang tertinggal di udara setelah keluar dari mulut menggunakan laser light scattering.

Dalam percobaan ini, ilmuwan meminta responden untuk mengulangi kalimat "tetap sehat" selama 25 detik di dalam kotak tertutup.

Sinar laser diproyeksikan ke dalam tetesan lampu kotak, memungkinkan semburan untuk dilihat dan dihitung. Dari penelitian itu diklaim, semburan bisa tinggal di udara selama rata-rata 12 menit.

Visualisasi langsung ini menunjukkan bagaimana cara bicara normal menghasilkan tetesan di udara yang dapat bertahan selama hitungan menit, dan mampu menularkan penyakit di dalam ruang terbatas.

Tim yang sama juga mengamati, dengan ngomong kurang keras bisa menghasilkan lebih sedikit tetesan.

Temuan-temuan ini dipublikasikan dalam sebuah karya yang diterbitkan di New England Journal of Medicine pada bulan April lalu.

Jika tingkat infeksi Covid-19 melalui aktivitas bicara dapat dikonfirmasi, itu bisa memberikan dorongan ilmiah yang mendasari rekomendasi pemakaian masker bagi semua orang.

Kesimpulan ini pun dapat membantu menjelaskan bagaimana penyebaran virus bisa berlangsung dengan amat cepat.