LifeStyle

Bisakah Perempuan Hamil Saat Berenang dengan Laki-laki?

Bisakah Perempuan Hamil Saat Berenang dengan Laki-laki?

KOMPAS.com - Baru-baru ini kita mendengar isu bahwa perempuan bisa jadi hamil saat berenang. Akibatnya, kamu mungkin jadi khawatir atau takut untuk berenang di tempat umum, apalagi di kolam renang yang banyak laki-lakinya.

Lantas, apa benar seorang perempuan bisa hamil saat berenang bersama laki-laki? Ataukah ini hanya isu yang disebarkan untuk menakut-nakuti perempuan? 

Salah satu anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) baru-baru ini menyatakan perempuan bisa hamil saat berenang di kolam renang yang banyak laki-lakinya. 

Ia mengatakan pemikirannya bahwa ada sebuah mediasi di kolam renang yang membuat perempuan bisa saja hamil. Sitti Hikmawatty, komisioner KPAI itu juga mengemukakan ada jenis sperma tertentu yang sangat kuat.

Lebih lanjut, menurutnya, meski tidak terjadi penetrasi, tetapi ada laki-laki yang mungkin terangsang saat di kolam renang sehingga mengeluarkan sperma yang dapat membuat perempuan hamil.

Lantas, benarkah demikian?

Jawabannya adalah mitos. Seorang laki-laki memang bisa saja melakukan ejakulasi, yakni mengeluarkan air mani berisi sperma, saat berada di kolam renang. Tetapi, perempuan tidak sampai hamil walaupun berenang bersama laki-laki. Mengapa?

Sperma yang dikeluarkan oleh para pria saat berenang tidak bisa berjalan menembus pakaian renang, berjalan mencari vagina, masuk ke leher rahim, dan membuahi sel telur hingga terjadi sebuah kehamilan.

Perjalanan itu terlalu jauh untuk sperma. Akibatnya, sperma tentu sudah mati di tengah perjalanannya.

Jika ejakulasi terjadi di air hangat biasa, sperma mungkin dapat bertahan selama beberapa menit untuk hidup. Namun, kemungkinan sperma dalam air untuk menemukan jalan ke dalam tubuh wanita sangat kecil sehingga kemungkinan terjadi kehamilan pun sangat rendah.