LifeStyle

Jangan Percaya, Akar Manis Tak Bisa Tangkal Virus dan Jaga Imunitas

Jangan Percaya, Akar Manis Tak Bisa Tangkal Virus dan Jaga Imunitas

Licorice atau akar manis merupakan tanaman herbal yang biasa digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu. Memiliki lebih dari 300 senyawa, termasuk di antaranya antibakteri dan antivirus membuat akar manis sering disebut-sebut dapat berfungsi sebagai antivirus hingga meningkatkan imunitas. Benarkah demikian?

Melalui tayangan Hidup Sehat di tvOne, Selasa 2 Juni 2020, dr. Wawaimuli Arozal, M.Biomed., Pharm.D, menegaskan jika akar manis tidak bisa digunakan sebagai penangkal virus maupun meningkatkan imunitas. Apa alasannya?

"Sebenarnya imunitas kita adalah suatu sistem yang sangat kompleks. Tidak mungkin suatu zat dapat meningkatkan semua sistem imun kita. Jadi melibatkan banyak hal, baik dari sisi gizi kita, bagaimana kita beraktivitas yang sehat, kemudian yang penting adalah asupan gizi yang lebih kuat," ujarnya.

Lebih lanjut Wawaimuli menjelaskan, asupan gizi seimbang bisa didapatkan dengan mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung banyak vitamin dan mineral, yang penting untuk menjaga imunitas tubuh.

"Meskipun akar manis ini mengandung vitamin A, tetapi kandungannya belum cukup banyak untuk meningkatkan sistem imun secara keseluruhan. Jadi, diimbangi juga dengan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, aktivitas yang juga tidak berlebihan," tutur dia.

Sedangkan mengenai fungsinya sebagai penangkal virus, Wawaimuli menyatakan kalau itu hanya mitos belaka. Akar manis memang sudah terbukti dapat menjadi antivirus, namun hanya sebatas virus hepatitis, khususnya hepatitis C.

"Virus kan ada banyak, jadi kalau dibilang akar manis ini dapat menangkal serangan virus mungkin saya bisa bilang ini mitos. Tapi, memang ada studi pada hewan bahwa akar manis mengandung zat yang dapat membantu menghambat pertumbuhan virus hepatitis, terutama hepatitis C," kata Wawaimuli Arozal.