LifeStyle

Kisah Jaket Riot Raf Simons yang Jadi Incaran Kolektor

Kisah Jaket Riot Raf Simons yang Jadi Incaran Kolektor

- Di saat Raf Simons menjahit tambalan bergambar David Bowie dan Bauhaus ke jaket army-nya tahun 2001, ia tidak sedang menciptakan mode, namun sekedar obsesi pribadinya.

Namun ternyata jaket bomber yang disebut "Riot Riot Riot!" itu kini menjadi salah satu item fesyen yang sangat dicari.

Penggemar barang vintage akan rela merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah untuk menambahkan jaket Riot Raf Simons ke dalam koleksi mereka. Bahkan para selebritas terlihat bangga memakainya.

Baru-baru ini, rapper Drake mengenakan jaket itu dalam video musiknya, "Toosie Slide" yang membuat kalangan penikmat fesyen terkejut, ketika para ahli mode menunjukkan betapa tingginya harga dari jaket buatan Simons.

Video itu adalah momen berharga bagi karya Simons karena mendapat publikasi dari situs barang mewah The Robb Report serta Billboard.

Sebelum terpampang di video musik Drake, jaket bomber itu juga terlihat dipakai publik figur seperti Kanye West, Kim Kardashian dan Rihanna yang membuatnya makin populer.

Alhasil, minat terhadap jaket Riot Raf Simons meningkat di antara para kolektor dan penggemar mode vintage.

Jaket Riot menjadi bagian dari sejarah awal streetwear ketika perancang busana asal Belgia itu mulai mengabungkan gaya streetwear dengan fesyen kelas atas, jauh sebelum desainer Virgil Abloh dan Kim Jones mempopulerkan tren tersebut.

Saat ini, penikmat fesyen menganggap jaket bomber Riot sebagai barang koleksi antik yang menandai permulaan gaya streetwear.

Sangat langka menemukan jaket ini dalam kondisi masih bagus. Meskipun ada, harga yang dibanderol biasanya berkisar di angka 30.000 - 50.000 dollar AS (sekitar Rp 436 juta - Rp 728 juta).