LifeStyle

Masih Tahap Edukasi, Pasar Motor Listrik Belum Terbangun

Masih Tahap Edukasi, Pasar Motor Listrik Belum Terbangun

JAKARTA, - Pemerintah mulai mempromosikan penggunaan kendaraan listrik yang ramah lingkungan. Namun, edukasi tentang kendaraan listrik masih didominasi mobil listrik.

Meski pemerintah mengajak pabrikan otomotif memproduk kendaraan listrik dan hybrid dengan memberikan sejumlah insentif, namun hal ini belum sepenuhnya dapat terwujud.

Salah satu kendala adalah pasar kendaraan listrik, khususnya roda dua.

“Pasarnya belum terbangun. Ini masih tahap edukasi,” ungkap Ahmad Muhibuddin, General Manager Corporate Comunications PT Astra Honda Motor dalam keterangannya, Senin (2/12/2019).

Dalam gelaran IIMS Motobike Expo 2019 pun sejumlah pabrikan otomotif memperkenalkan produk motor listrik. PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) juga turut ambil bagian dalam mempromosikan dan mengedukasi energi hijau untuk kendaraan bermotor.

I Made Suprateka, EVP Corporate Communication & CSR PLN menyebut, kegiatan ini merupakan kanal edukasi kepada masyarakat. Edukasi tersebut dalam bentuk mengajak masyarakat mulai beralih ke green energy.

Adapun green energy yang diusung PLN adalah konsep EcoMoving yang merupakan turunan dari Electrical Life Style yaitu berkendaraan listrik, salah satunya adalah motor listrik.

“IIMS Motobike Expo 2019 merupakan ajang yang tepat untuk mengedukasikan konsep EcoMoving pada kendaraan roda dua,” jelas Suprateka.

PLN akan memajang motor listrik dalam pameran tersebut, mendampingi sebelas merek motor lainnya seperti Benelli, BMW Motorrad Indonesia, Cleveland, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Peugeot Scooter, Piaggio, Vespa, Selis, dan Yamaha.