LifeStyle

Meski Pandemi, Perempuan Korban Kekerasan Bisa Melapor dari Rumah

Meski Pandemi, Perempuan Korban Kekerasan Bisa Melapor dari Rumah

Pengaduan tentang terjadinya kekerasan terhadap perempuan masih terus terjadi, tak peduli pandemi virus corona yang masih merebak di Indonesia.

Catatan Komnas Perempuan, pada tahun 2019 terdapat 431.471 kasus kekerasan terhadap perempuan.

Dari jumlah itu, yang diterima langsng oleh Unit Pelayanan dan Rujukan (UPR) yang dibentuk Komnas Perempuan mencapai 1.419 kasus.

“Sampai sekarang di tengah pandemi (Covid-19) masih sering terjadi pengaduan,” ujar Koordinator Divisi Pemantauan Komnas Perempuan, Dwi Ayu Kartika saat dihubungi Senin (27/7/2020).

Persoalannya, kata Dwi, di masa pandemi ini pelayanan Komnas Perempuan dilakukan di rumah.

Untuk itu, sangat penting memastikan jalur komunikasi tetap terbuka tanpa gangguan.

“Sehingga kami dapat terus memberikan pelayanan dan informasi kepada perempuan korban yang membutuhkan bantuan dan dukungan,” tambah Dewi.

Winda Junita, Koordinator Unit Pengaduan untuk Rujukan yang membawahi, para relawan Komnas Perempuan memang mengaku kesulitan memberikan pelayanan di masa pandemi ini.

Hingga akhirnya, Komnas Perempuan mengoptimalkan layanan Cloud Contact Center Telkomtelstra.

Chief Customer Officer Telkomtelstra, Agus F Abdillah menyatakan, Cloud Contact Center mempunyai kapabilitas multi-channel.