LifeStyle

Penyebab Balita Lebih Rentan Terinfeksi COVID-19 Dibanding Dewasa

Penyebab Balita Lebih Rentan Terinfeksi COVID-19 Dibanding Dewasa

Meski orang lanjut usia lebih berisiko tertular virus corona atau COVID-19, tidak menutup kemungkinan anak juga bisa terjangkit virus ini. Faktanya, dari total 309 kasus pasien positif COVID-19 di Indonesia per Kamis, 19 Maret 2020, dua di antaranya masih balita.

Untuk itu, para orangtua wajib berhati-hati dan menjaga putra-putrinya agar tidak tertular virus mematikan tersebut. Salah satu caranya dengan mengenali gejala-gejala yang timbul pada anak.

Melalui siaran live di Instagram, Konsultan Infeksi dan Penyakit Tropis Anak, DR. Dr. Anggraini Alam, Sp.A(K), menjelaskan, meski penelitian yang dilakukan pada anak belum banyak, hanya sekitar 2000-an kasus, namun ternyata, anak di bawah usia 5 tahun berisiko lebih besar dibanding usia di atasnya.

"Anak kurang dari 1 tahun bahkan 1-5 tahun, walaupun anak itu persentasenya kecil dari dewasa. Namun, angka 5 tahun ke bawah itulah yang kalau misalnya mengalami suatu manifestasi klinis, ternyata di umur itu 'lebih berat' dibandingkan anak usia di atasnya," ujarnya di Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia, Kamis 19 Maret 2020.

Tanda klinis pada anak biasanya dimulai dari ringan sampai parah. Atau, dimulai dari ringan (mild), moderat hingga kondisi kritis.

"Dikatakan yang mild-nya 4,4 persen, mild-nya separuhnya. Sedangkan moderat ada sesak napasnya bisa sampai 38, 39 persen, lalu yang kritis bisa syok atau kegagalan napas itu sekitar 6 persen," kata dia.

Namun, jika masih masuk kriteria ringan, gejalanya sulit dibedakan karena mirip seperti batuk pilek biasa. Ditambah, setiap anak bisa memiliki gejala yang berbeda atau tidak memiliki gejala sama sekali, bahkan belum tentu ditandai dengan demam.

"Inilah yang memang saat ini kita menghadapi infeksi virus yang baru, tidak perlu ada demam pun bisa. Kuncinya harus periksa. Dan hal itu yang masih dari hari ke hari kita berharap di Indonesia makin mudah untuk mendapatkan hasilnya," tutur Anggraini.