LifeStyle

Pernah Punya Berat Badan 107 Kilogram, Ini Perjuangan Edsa Lawan Perundungan...

Pernah Punya Berat Badan 107 Kilogram, Ini Perjuangan Edsa Lawan Perundungan...

KOMPAS.com - Body shaming atau mengritik dan mengomentari secara negatif bagian tubuh seseorang maupun diri sendiri, secara psikologis akan menimbulkan rasa tidak percaya diri.

Bahkan, bisa menyebabkan seseorang yang menjadi korban body shaming mengalami depresi.

Edsa Estella, pemilik akun Twitter @sangpisank, merupakan salah satu korban perundungan body shaming yang berhasil keluar dari masa kelam tersebut.

Ia pun kerap berbagi perjuangannya melalui media sosial.

Edsa kerap di-bully karena perawakan besar yang dimilikinya kala itu.

Mahasiswi jurusan Teknologi Pangan Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) di Jakarta ini berhasil menurunkan berat badan dari 107 kilogram, kini menjadi 65 kilogram dalam waktu 2 tahun.

Edsa menurunkan berat badannya puluhan kilogram dengan menjalani gaya hidup sehat.

Seperti apa kisah perjuangan Edsa dalam melawan perundungan yang ia alami?

Kerap di-"bully"

"Aku dari kecil di-bully, terus mendapat perlakuan yang enggak adil, dari guru maupun teman. Bahkan yang enggak kenal sekali pun. Aku penyakitan dan enggak percaya diri untuk nyoba hal apa pun karena gemuk," ujar Edsa saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (8/8/2019).