LifeStyle

Pesan dari Seorang Ibu yang Bayinya Positif Terinfeksi Covid-19

Pesan dari Seorang Ibu yang Bayinya Positif Terinfeksi Covid-19

- Seorang ibu di Inggris bernama Courtney Barker berbagi cerita tentang bagaimana putranya, Arthur yang berusia 7 bulan positif terinfeksi covid-19, dengan harapan mencegah keluarga lain melalui apa yang menjadi miliknya.

Syukurlah, Arthur kecil sekarang sudah merasa lebih baik, tetapi minggu lalu ia sempat dilarikan ke rumah sakit.

Ibunya teringat pengalamannya di sebuah postingan Facebook yang sekarang viral menarik perhatian dunia.

Pada hari Minggu, Barker menulis unggahan itu, memohon kepada orang lain untuk menganggap diri sendiri lebih serius menghadapi virus corona setelah mendengar cerita Arthur.

Dalam keluarga dekat Barker, tiga orang digolongkan berisiko tinggi, jadi suaminya adalah satu-satunya yang meninggalkan rumah dalam empat minggu terakhir. Terhitung hanya dua kali keluar rumah untuk berbelanja kebutuhan pokok.

"Namun (virus corona) itu masih berhasil masuk ke rumah kami," tulis Barker di Facebook.

Ketika Arthur terserang demam dan menjadi tak sadarkan diri, orang tuanya mengambil tindakan untuk segera mendapatkan perhatian medis.

"Kami tidak pernah berpikir itu akan terjadi pada kami, karena kami sangat berhati-hati," kata Barker seraya menambahkan bahwa ia memilih untuk membagikan kisahnya di media sosial, karena ia tidak ingin keluarga lain mengalami hal yang sama dengannya.

"Jadi, TOLONG TINGGAL DI RUMAH!" dia menulis dalam unggahannya yang dibagikan secara luas.

"Jika kamu memang harus pergi, kenakan sarung tangan dan masker medis. Saat kamu pulang, lepas dan cucilah semuanya!” kata Barker.

Di Amerika Utara CDC dan Health Canada telah meminta masker medis disediakan untuk tenaga medis dan merekomendasikan warga menggunakan masker kain DIY sebagai gantinya.

Ayah Arthur mungkin telah melakukan kontak dengan seseorang yang positif covid-19, tetapi tidak menunjukkan gejala.

Itulah gunanya masker, untuk mencegah orang tanpa gejala yang tidak tahu bahwa mereka sakit menyebarkan droplet.

Seorang Ibu Berbagi Pengalamannya soal Gejala Virus Corona pada Anak