Nasional

Polisi OTT di Kantor BPKD Pematangsiantar, Sita Uang Rp186 Juta

Polisi OTT di Kantor BPKD Pematangsiantar, Sita Uang Rp186 Juta

VIVA – Kepolisian Daerah Sumatera Utara ?melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di kantor Badan Pengelolaan Keuangan  Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar, Kamis sore, 11 Juli 2019, sekitar pukul 16.30 WIB?.  Dalam OTT itu, tiga pegawai diamankan dan uang tunai ratusan juta rupiah disita.

"OTT ini berdasarkan Laporan Informasi yang kita terima," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Komisaris Besar Polisi Tatan Dirsan Atmaja kepada wartawan di Medan, Kamis malam, 11 Juli 2019.

Berdasarkan Laporan Informasi Nomor R/246/VII/2019, 10 Juli 2019, SP. Lidik Nomor: 422/VII/2019, 10 Juli 2019 dan Surat Perintah Tugas Nomor:  575/VII/2019, tanggal 10 Juli 2019, Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut melakukan penyidik kasus tersebut.

Ketiga pegawai diamankan itu, adalah Tangi M.D Lumban Tobing sebagai Tenaga Harian Lepas (BPKD) Kota Pematang Siantar, Lidia Ningsih, staf Bidang Pendapatan 2 (BPKD) Kota Pematangsiantar dan Erni Zendrato, selaku Bendahara pengeluaran (BPKD) Kota Pematangsiantar.

Tatan menjelaskan, OTT yang dilakukan terkait pengutipan liar (pungli) atas pemotongan pemberian uang intensif pemungutan pajak daerah pegawai BPKD Pematangsiantar sebesar 15 persen. Pemungutan 15 persen tersebut dari uang yang diterima pegawai BPKD Triwulan II tahun 2019.

"Dari OTT tersebut, tim berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp186 juta. Selain barang bukti uang kita juga mengamankan 16 orang yang masih berstatus saksi," kata Tatan.
   
Hingga malam ini, aparat kepolisian melakukan pengeledahan sejumlah ruang di Kantor BPKD Kota Pematangsiantar untuk mencari barang bukti. Sementara 3 pegawai diamankan tersebut, diboyong ke Mapolda Sumut guna menjalani pemeriksaan.