Nasional

Postingan Terakhir Ustaz Abdul Somad dan Kasus Hina Salib

Postingan Terakhir Ustaz Abdul Somad dan Kasus Hina Salib

VIVA – Nama Ustaz Abdul Somad (UAS) kembali ramai dibicarakan. Pasalnya diberitakan bahwa UAS dilaporkan ke Polda NTT oleh Organisasi massa Brigade Meo Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kabar tersebut beredar awalnya karena video ceramah UAS yang diunggah lewat twitter Twitter @P3nj3l4j4h. Dalam ceramah yang tidak diketahui lokasinya itu, UAS mengungkit soal hukum melihat salib, setelah mendapat pertanyaan dari catatan di selembar kertas.

Hingga kini belum ada klarifikasi dari Ustaz Somad terkait dengan unggahannya tersebut. Sejak postingan itu ramai dibicarakan, akun instagram Ustaz Somad pun ramai banjiri kolom dari warganet. Namun sejak video tersebut ramai, kolom komentar Ustaz Somad sudah nonaktif.

Berikut ini postingan terakhir ustaz Somad di akun instagram yang dirangkum VIVA.co.id, Minggu, 18 Agustus 2019.

Unggah pesan sabar 

Dalam video yang diunggah sekitar 20 jam lalu, Ustaz Somad menyampaikan tentang sabar.

"Sabarlah, karena sesuatu yang indah perlu waktu,” tulisnya di keterangan video.

Sedang bunga saja, yang kembangnya harum semerbaknya sementara dia perlu waktu. Apalagi keindahan dalam hidup. Karena segala sesuatu yang indah perlu waktu, sesuai dengan kehendak Allah,” kata Somad di videonya.

Matikan kolom komentar 

Sejak ramai video yang dinilai menghina salib, kolom kometar akun instagram Ustaz Somad dinonaktifkan sejak tiga hari lalu.

Di postingan tersebut, ia mengunggah video tentang tentang pesan jangan menyembah Allah supaya memberi sesuatu.

“Jangan engkau Sembah Allah, supaya Dia memberi seuatu. Tapi sembahlah Allah, tapi supaya di ridho kepadamu. Karena kalau Allah sudah ridho kepadamu, maka engkau akan terkejut dengan pemberianNya."

Pesan kemerdekaan

Ustaz Somad juga sempat mengunggah fotonya dan menyampaikan pesan kemerdekaan di hari kemerdekaan pada Sabtu, 17 Agustus 2019.

“MERDEKA,
.
adalah ketika anak-anak sekolah tidak pusing mikirin uang spp, uang ujian dan daftar ulang,”
tulisnya.