Olahraga

BPS: Dampak Covid-19 ke Pariwisata dan Transportasi Luar Biasa...

BPS: Dampak Covid-19 ke Pariwisata dan Transportasi Luar Biasa...

JAKARTA, - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, dampak pandemi Covid-19 ke sektor pariwisata dan transportasi sangat besar.

"Betapa dampak Covid-19 ke sektor pariwisata dan transportasi sangat luar biasa. Banyak PR yang perlu dikerjakan. Untuk itu, kita perlu bersatu dan berdoa agar dampak Covid-19 ini segera berlalu," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi video, Selasa (2/6/2020).

Di sektor pariwisata, humlah kunjungan wisman hanya 160.000 pada April 2020, atau anjok 87,44 persen dibandingkan April 2019 atau secara tahunan (year on year/yoy).

Sementara itu, jumlah penumpang angkutan udara, angkutan laut, dan angkutan kapal kompak menurun pada April 2020 akibat Covid-19.

Berdasarkan data yang telah dihimpun, jumlah penumpang angkutan udara domestik hanya tersisa 840.000 penumpang. Artinya tercatat penurunan sebesar 81,7 persen (month to month/mtm) dan 85,18 persen (year on year/yoy).

"Penumpang penerbangan internasional lebih tajam lagi. Jumlah penerbangan internasional turun 95,35 persen (mtm) dan 98,25 persen (yoy) tinggal 0,03 juta orang," ujarnya.

Pola yang sama terjadi pada agkutan trasnportasi kereta api. Penumpang transportasi kereta api pada April 2020 hanya tinggal 5,89 juta orang, termasuk KRL commuter line Jabodetabek.

Terjadi penurunan 53,55 persen dari April 2020 dengan jumlah penumpang 35,81 juta orang. Namun angkutan barang yang mendukung proses logistik tetap tumbuh 9,46 persen (yoy).

"KRL bulan Maret turun menjadi 500.000 penumpang per hari. Tapi April turun lagi menjadi 183.000 per hari. Ini sebagai konsekuensi dari physical distancing dan PSBB demi kesehatan dan keselamatan," papar dia.

Sementara untuk angkutan laut, penumpang hanya tersisa 560.000 pada April 2020. Turun 70,82 persen (mtm) setelah pada Maret masih tercatat 1,92 juta penumpang.