Olahraga

Imbas Performa Buruk Jojo Hingga Corona Gerogoti Bulutangkis Dunia

Imbas Performa Buruk Jojo Hingga Corona Gerogoti Bulutangkis Dunia

BWF World Tour Super 1000, All England Open 2020 telah selesai, 11-15 Maret. Kini para pebulutangkis dunia tengah menjalani masa isolasi mandiri akibat Virus Corona yang terus mewabah ke penjuru dunia.

Ada fakta-fakta mengejutkan terjadi usai All England. Salah satunya yaitu turunnya rangking pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie.

Berdasarkan daftar rangking dunia yang dirilis Federasi Bulutangkis Dunia (BWF), Jojo begitu sapaan akrabnya turun rangking. Ia malah disalip raja superseries Viktor Axelsen.

Dalam daftar rangking dunia pada pekan 12 per 17 Maret 2020, Jojo turun dan menduduki posisi ke 7 dunia saat ini.

Jika sebelumnya ia berada di rangking 6 dengan 74.590 poin, kini Jojo turun ke rangking 7 dengan perolehan poin yang sama. Hanya saja posisi ke 6 saat ini diisi Anthony Sinisuka Ginting dengan 78.332.

Sedangkan Axelsen melejit ke rangking 4 dengan torehan 78.968 poin. Posisi Ginting di rangking 3 dunia sebelumnya juga direbut Anders Antonsen yang mengantongi poin 80.362.

Jojo Tak Bertaji

Meski turnamen sudah ditunda, catatan buruk dari Jojo tak bisa dipungkiri. Kerap tampil di berbagai turnamen, performa Jojo justru merosot.

Tampil di 3 turnamen rangkaian Badminton World Tour, Jojo belum meraih gelar satupun. Bahkan ia kera diamuk pebulutangkis lain, bahkan rangkingnya di bawah Jojo.

Malaysia Masters 2020, langkah Jojo terhenti di perempatfinal. Ia dihabisi pebulutangkis Hong Kong, NG Ka Long Angus lewat drama rubbergame.

Selanjutnya, Indonesia Masters 2020, Jojo kembali terkapar dihajar Anders Antonsen di perempatfinal. Lagi-lagi lewat drama rubbergame.

Performa buruk Jojo terlihat saat Badminton Asia Team Championships 2020 di Manila. Ia tampil melempem di semifinal. Secara mengejutkan, Jojo ditumbangkan pebulutangkis India, Lakshya Sen.

Berlaga di partai kedua, Jojo diamuk dua game langsung di partai kedua semifinal tersebut. Bahkan Lakshya memegang rangking 31 dunia menang dramatis di game kedua.

Indonesia harus berjuang hingga partai kelima. Padahal, jika Jojo menang di partai kedua, Indonesia langsung menang 3-0, karena di partai ketiga Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil membungkam M.R Arjun/Dhruv Kapila lewat drama rubbergame.

Pada partai final, Jojo kembali tumbang. Ia secara tragis kalah dalam duel membara kontra tunggal putra Malaysia, Cheam June Wei lewat drama rubbergame.

Terakhir, Jojo kembali memperlihatkan performa buruknya di All England Open 2020. Baru berlaga di partai pertama, Jojo dihabisi Lee Zii Jia dari Malaysia di babak 32 besar dua game langsung.

Baca: Corona Gerogoti Bulutangkis Dunia, Jonatan Christie Tak Lagi Bertaji