Olahraga

Menguak Fakta, Sosok Ricky Hatton Penghancur Niat Comeback Mike Tyson

Menguak Fakta, Sosok Ricky Hatton Penghancur Niat Comeback Mike Tyson

Mantan petinju asal Inggris, Ricky Hatton menjadi orang yang paling menolak niat petinju legendaris Mike Tyson untuk comeback. Hatton meminta Mike Tyson untuk membatalkan niatnya, meskipun hanya akan bertanding dalam sebuah laga amal.

Hatton beralasan, usia Mike Tyson tidak memungkinkan lagi untuk melakukan pertarungan. Hatton yang mengakui merupakan pengagum Tyson, tidak rela jika idolanya itu tersakiti pada pertarungan nanti.

Bahkan, saking seriusnya ingin membatalkan niatan Tyson, Hatton berencana bakal menggandeng otoritas tinju untuk mencegah keinginan Tyson.

"Sebuah hal luar biasa melihat Tyson berada di gym di usia saat ini. Namun, dengan usianya yang sudah menginjak 50 tahun ke atas, saya tidak ingin melihat pahlawan saya itu terluka," kata Tyson, dikutip Daily Mail.

Bentuk tubuh teranyar Mike Tyson makin menyeramkan

"Kami tidak bisa membiarkan Tyson menjalani pertarungan dengan usianya yang sudah 54 tahun, meski kondisi fisiknya masih bagus. Kami harus menyelamatkan Tyson atau otoritas tinju harus menyelamatkannya dia dari dirinya sendiri," sambungnya.

Rasa sayang Hatton kepada Tyson tampaknya sangat berlebihan. Pasalnya, sang idolanya sendiri sudah sangat serius menatap momen dirinya kembali bertanding usai 15 tahun gantung sarung tinju.

Sudah dua bulan Tyson mempersiapkan kondisi fisiknya, mengasah kembali kemampuan teknik dan pukulannya. Namun, tiba-tiba Hatton datang akan membuat semua usaha Tyson sia-sia. Lantas, siapakah sosok Hatton sebenarnya? Mengapa ia sangat berani ingin menghancurkan niat Tyson?

Hatton merupakan mantan petinju kelas welter asal Inggris. Dia menjalani debut pada 1997 dan pensiun pada 2012 silam. Selama kariernya, Hatton merupakan petinju yang disegani.

Dia mencatatkan 48 pertarungan dengan hasil 45 kemenangan (32 KO) dan 3 kekalahan. Puncak kejayaanya adalah saat ia menghentikan legenda tinju Australia, Kostya Tszyu pada 2005 untuk merebut gelar juara dunia kelas welter ringan IBF.

Hatton juga pernah menyandang status sebagai juara kelas welter versi IBO, WBA dan WBC. Tak lama setelah berada di puncak kejayaan, prestas Hatton merosot drastis.

Salah satu penyebab utamanya adalah ketika ia dihancurkan oleh Floyd Mayweather pada 2007 lalu. Kekalahan tersebut menjadi yang pertama dalam kariernya. Tak sampai di situ, dua tahun kemudian, Hatton kembali hancur lebur saat KO pada ronde kedua oleh petinju Filipina, Manny Pacquiao pada Mei 2009.

Dua kekalahan itu membuat Hatton kehilangan gairahnya. Dia mulai putus asa dan masuk ke dalam lembah hitam sebagai pecandu minuman keras. Bahkan, Hatton juga pernah mencoba bunuh diri setelah dua kekalahan itu.

Pada 2012, Hatton kembali bertanding. Kali ini lawannya adalah petinju Ukraina, Vyacheslav Senchenko. Pertarungan itu meruapakan laga comeback-nya setelah tiga tahun pasca kekalahan dari Pacquiao.

Tapi, Hatton yang sudah berusia 33 tahun tak mampu berbuat banyak. Dia tersungkur dan KO pada ronde kesembilan setelah menerima pukulan telak di bagian wajahnya. Comeback tragis itu membuat Hatton kapok. Tak lama berselang ia mengumumkan pensiun.

Fakta Ini Buktikan Mike Tyson Hanya Butiran Debu Bagi Mayweather
Mengenaskan, Bidadari UFC Harus Ladeni Pria Hidung Belang Demi Uang
Mengerikan, Ketika Mike Tyson Bikin Petinju Polandia Serasa di Neraka