Olahraga

Nasib Tragis Bulutangkis Jepang Hancur-hancuran di French Open 2019

Nasib Tragis Bulutangkis Jepang Hancur-hancuran di French Open 2019

VIVA – Jepang menjadi negara paling bernasib tragis di BWF World Tour Super 750, French Open 2019. Mau tahu kenapa?

Negeri matahari terbit itu harus angkat kaki dari Stade Pierre de Coubertin, Paris Prancis, dengan kepala tertunduk. Tak ada satu pun gelar juara yang bisa mereka bawa pulang.

Yang menyakitkan, tak cuma gagal membawa gelar juara. Jepang juga harus kehilangan dua gelar juara French Open yang mereka dapatkan di turnamen ini pada tahun 2018.

Kedua gelar juara French Open 2018 yang mereka kuasai melayang setelah para juara bertahannya mengalami kekalahan dramatis di semifinal.

Akane Yamaguchi sebagai juara bertahan tunggal putri French Open 2018, secara tak terduga dikalahkan bocah kemarin sore asal Korea Selatan, An Se Young. Penguasa ranking 2 dunia itu pecundangi gadis 17 tahun dalam duel selama  51 menit.

An Se Young membuat Akane terkapar di lapangan dengan kekalahan angka 21-17 dan 23-21.

Tak lama kemudian, giliran ratu ganda putri dunia Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara yang dipaksa melepas mahkota juara bertahan French Open 2019. Penguasa ranking 1 dunia itu dikalahkan juga oleh pebulutangki negeri ginseng, mereka dikalahkan Kim So Yeong/Kong Hee Yong.

Yang paling mengejutkan, Mayu/Wakan sebagai pemegang dua gelar Juara Dunia 2018 dan 2019, tak berdaya dikalahkan pemegang ranking 8 dunia itu melalui laga dramatis selama 63 menit dengan poin lengkap 21-15, 16-21 dan 21-14.

BWF World Tour.

Sebenarnya harapan Jepang untuk bisa kembali berjaya di French Open 2019 terbuka lebar, sebab mereka menjadi negara yang paling banyak meloloskan wakilnya di semifinal.

Tercatat ada 5 wakil mereka yang tampil di semifinal, mulai dari Akane Yamaguchi, Mayu/Wakana, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, Yuta Watanabe Arisa Higashino dan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Hanya yang semua wakil Jepang itu secara mengejutkan tumbang. Yuta/Arisa dihabisi monster ganda campuran dunia, Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Lalu, Yuki/Sayaka secara tak disangka dihajar ganda Korea, Lee So Hee/Shin Seung Chan. Dan Juara Asia 2019, Hiroyiki/Yuta dipecundangi ganda putra India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Sebelumnya di perempatfinal Jepang juga mengalami nasib buruk, tunggal putra anda mereka, raja bulutangkis dunia Kento Momota secara tak terduga tumbang di tangan Anthony Sinisuka Ginting.

Nasib yang sama dialami ganda putra terbaik mereka, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Penguasa ranking 4 dunia itu dihajar ganda Taiwan, Liao Min Chun/Su Ching Heng.

French Open 2019 merupakan turnamen ketiga di sepanjang tahun ini yang harus dilalui Jepang tanpa meraih satu gelar juara pun, mereka juga mengalami hal yang sama di Malaysia Open 2019 dan India Open 2019.

Sejak keikutsertaan di French Open, memang reputasi Jepang tak cukup baik. Mereka sampai saat ini baru bisa merebut 6 dari 441 gelar juara.

Baca: Terlengkap, 10 Hasil Pertandingan Dramatis Semifinal French Open