Olahraga

Pesta dengan Pengidap Corona, Pacquiao Diisolasi Paksa Tetangga

Pesta dengan Pengidap Corona, Pacquiao Diisolasi Paksa Tetangga

Entah nasib apa yang harus ditanggung petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao. Juara dunia 8 divisi itu kini justru tengah dijauhi para tetangganya.

Petinju yang juga seorang politisi itu didesak oleh para tetangga sekitar rumahnya untuk keluar rumah usai diketahui berpesta dengan korban virus corona.

Sahabat Pacquiao, Koko Pimentel, senator dan tokoh terkemuka dalam partai yang berkuasa di Filipina, terlihat bersama petinju berusia 41 tahun itu di kediamannya di wilayah Manila, Makati.

Pesona Istri Paul Pogba, Cantik Natural dan Enggan Tampil Vulgar

Seperti dilansir The Sun, situasi tersebut terjadi pada tanggal 4 Maret lalu. Dan 10 hari kemudian, Koko Pimentel mengalami gejala seperti terinfeksi virus COVID-19 yang kemudian mengambil tes yang dinyatakan positif pada 24 Maret 2020.

Mengingat penyakit ini diperkirakan membawa masa inkubasi 14 hari, maka warga sekitar tempat tinggal Pacquiao khawatir sang bintang tinju tersebut dapat menyebarkan wabah corona itu lebih lanjut.

Para tetangga itu pun akhirnya mengirimi PacMan surat yang mendesak sang bintang dan keluarganya untuk mengisolasi diri di rumahnya.

"Banyak rekan Anda di Senat telah diidentifikasi positif COVID. Karena itu, Anda harus dikarantina di rumah Anda sendiri,” tulis surat tersebut.

“Demi keselamatan keluarga dan rumah tangga Anda sendiri, harap dikarantina sendiri, tinggallah di rumah. Tidak seorang pun termasuk keluarga Anda yang bisa keluar,” beber surta itu.

"Jika Anda membutuhkan sesuatu, silakan hubungi barangay... Kami dapat menyediakan barang-barang untuk Anda dan mengirimkannya ke depan pintu Anda," jelas surat tersebut.

Rumah Pacquiao memang kerap jadi sorotan lantaran harga fantastis mencapai £7 juta serta interior menakjubkan dengan lapangan tenis, kolam renang dan ruang makan besar yang ditempati istrinya, Jinkee dan 5 anak mereka.

Sejuh ini, ada 54 kematian akibat virus corona di Filipina, termasuk sembilan dokter, dengan lebih dari 800 kasus dikonfirmasi positif.

Negara ini saat ini memberlakukan lockdown selama sebulan yang melarang pertemuan massal dan menutup toko-toko yang tidak penting.

Gawat, Barcelona Resmi Ajukan Skema Pemotongan Gaji Pemain

Tak Seperti Barcelona, Pemain Atletico Rela Gajinya Dipotong